<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="50855">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Akhfin Luthansa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Akuntansi Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya serap anggaran pajak kendaraan bermotor pada kantor Samsat Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Dalam penelitian ini penulis melakukan tekhnik analisis data secara kualitatif yang bersifat deskriptif, yaitu membandingkan hasil penelitian dengan tinjauan kepustakaan sebagai landasan teori sehingga dapat diambil  kesimpulan dan rekomendasi untuk perbaikan yang sifatnya membangun dan memperbaiki atas kekurangan-kekurangan yang mungkin ditemukan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat di ambil kesimpulan yaitu daya serap pajak kendaraan bermotor Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh berbeda secara signifikan, artinya terdapat Kabupaten/Kota yang memiliki daya serap tinggi dan terdapat Kabupaten/Kota yang memiliki daya serap rendah. Urutan pertama yang memiliki daya serap pajak kendaraan bermotor berada di Kota Banda Aceh, Urutan kedua terbesar daya serap pajak kendaraan bermotor adalah Kabupaten Aceh Besar. Urutan ketiga terbanyak daya serap pajak kendaraan bermotor adalah kabupaten Bireun, kemudian urutan keempat diikuti oleh Kota Lhokseumawe, dan urutan kelima adalah Kabupaten Pidie. Sementara daya serap pajak kendaraan bermotor masih dalam keadaan nol adalah Kabupaten Subulussalam. Daya serap anggaran Pajak Kendaraan Bermotor pada Kantor Samsat di Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh secara rata-rata masih rendah atau atau berkisar antara 20 – 60 persen.</note>
 <subject authority="">
  <topic>TAX ACCOUNTING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INCOME TAX</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MOTOR VEHICLES</topic>
 </subject>
 <classification>657.46</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>50855</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-20 15:12:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-25 09:46:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>