ANGKA KEJADIAN AKNE PADA PENGGUNAAN JENIS KOSMETIK PEMBERSIH WAJAH PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER ANGKATAN 2013 FAKULTAS KEDOKTERAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANGKA KEJADIAN AKNE PADA PENGGUNAAN JENIS KOSMETIK PEMBERSIH WAJAH PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER ANGKATAN 2013 FAKULTAS KEDOKTERAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Arief Tirtana Putra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101050004

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Akne merupakan penyakit kulit yang terjadi akibat peradangan menahun folikel pilosebasea yang ditandai dengan adanya komedo, papul, dan pustul. Prevalensi kejadian akne tertinggi adalah pada usia 20-29 tahun. Kosmetik Pembersih wajah menjadi salah satu faktor timbulnya akne. Kosmetik pembersih wajah terbagi menjadi empat jenis yaitu: cair, minyak, krim dan padat. Tujuan penelitian ini untuk melihat angka kejadian akne pada penggunaan jenis kosmetik pembersih wajah. Penelitian ini, menggunakan metode observasional dengan rancangan Cross sectional dengan sampel 39 orang mahasiswi program studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteraan Universitas Syiah Kuala yang memenuhi kriteria inklusi. Peneliti menggunakan asumsi bahwa kejadian akne hanya ditimbulkan karena penggunaan kosmetik pembersih wajah. Dari hasil penelitian jenis kosmetik pembersih wajah yang paling banyak digunakan adalah cair (51.3%) dan krim (30.8%). Angka kejadian akne pada penggunaan kosmetik pembersih wajah minyak 50%, padat 33.3%, cair 25%, dan krim 16.7%.
Kata Kunci : Akne, Kosmetik, Pembersih Wajah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK