ANALISIS NILAI CBR UNSOAKED TERHADAP TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG YANG DISTABILISASI DENGAN ZEOLIT PADA KEPADATAN SISI BASAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

ANALISIS NILAI CBR UNSOAKED TERHADAP TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG YANG DISTABILISASI DENGAN ZEOLIT PADA KEPADATAN SISI BASAH


Pengarang

Nasrullah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1004001010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.151

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada umumnya pembangunan di Aceh berada di atas tanah lempung. Tanah lempung terdiri dari butiran-butiran yang sangat kecil serta selalu menunjukkan sifat-sifat plastis dan kohesif. Tanah lempung yang memiliki kadar mineral lempung yang tinggi akan mudah dipengaruhi oleh air, sehingga akan mempengaruhi sifat kembang susutnya dan daya dukung tanah. Penggunaan tanah lempung sebagai material konstruksi kurang memberi kebaikan bagi konstruksi, karena tanah lempung memiliki sifat yang kurang baik terhadap kelangsungan pekerjaan konstruksi. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan untuk memperbaiki dan meningkatkan sifat dan kekuatan tanah lempung. Salah satunya dengan menstabilisasi tanah dengan campuran zeolit. Pemanfaatan zeolit sebagai bahan stabilisasi tanah lempung Desa Cot Seunong diharapkan dapat meningkatkan nilai CBR tanah tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan cara mencampur zeolit pada variasi campuran 0%, 3%, 6%, dan 9% dari berat kering tanah lempung dengan perlakuan nilai CBR tanpa rendaman (Unsoaked) pada kepadatan sisi basah yaitu dengan kadar air OMC + 2%. Hasil pengujian terhadap nilai CBR tanah pada kepadatan sisi basah dengan campuran zeolit menunjukkan peningkatan nilai CBR tanah lempung, akan tetapi jika dibandingkan dengan nilai CBR pada kepadatan sisi optimum, maka nilai CBR pada sisi basah lebih rendah. Dari hasil pengujian terhadap nilai CBR tanah pada kondisi tidak terendam (Unsoaked) menunjukkan kenaikan nilai CBR maksimum pada kadar campuran zeolit 9%. yaitu sebesar 16,00% pada sisi basah dan 19,33% pada keadaan optimum. Dengan demikian penggunaan zeolit dalam penelitian ini sangat efektif dalam menaikkan nilai CBR (Unsoaked) tanah lempung Desa Cot Seunong yang di stabilisasikan dengan zeolit pada kepadatan sisi basah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK