<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5027">
 <titleInfo>
  <title>DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (KAEMPFARIA GALANGA L)TERHADAP PERTUMBUHAN ASPERGILLUS SP SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rouzanna Isma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
	Aspergillus sp. adalah jamur yang tumbuh sebagai saprofit pada tumbuh-tumbuhan yang membusuk, tanah, debu organik dan makanan. Aspergillus sp dapat menginfeksi manusia yang disebut Aspergillosis. Rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) telah diketahui memiliki efek anti jamur terhadap Trichophyton mentagropites dan Candida albicans. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak rimpang kencur terhadap Aspergillus sp secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang dibagi dalam 6 kelompok, yaitu 4 kelompok perlakuan dan 2 kelompok control masing-masing kelompok diulang sebanyak 4 kali pengulangan. Uji daya hambat dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan kertas cakram. Data di analisis menggunakan uji ANOVA pada taraf 0.05 dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kencur dengan konsentrasi 5%, 10%, 20% dan 40% masing-masing mampu membentuk zona hambat dengan zona rata-rata sebesar 12,75 mm, 14,25 mm, 15,25 mm dan 19,50 mm. Hasil Analisa data menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata (P</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ASPELGILUS</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>5027</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-04-01 11:35:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-19 10:05:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>