HUBUNGAN TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITATHALASSEMIARNBETA MAYOR DI SENTRAL THALASSEMIA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RNDR. ZAINOEL ABIDIN RNBANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITATHALASSEMIARNBETA MAYOR DI SENTRAL THALASSEMIA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RNDR. ZAINOEL ABIDIN RNBANDA ACEH


Pengarang

Khairunnisa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101010089

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Thalassemia merupakan penyakit anemia hemolitik herediter yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak-anaknya secara resesif yang memerlukan pengobatan seumur hidup untuk meningkatkan harapan hidupnya. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan dapat dialami oleh penderita thalassemia beta mayor. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara tumbuh kembang balita dengan kualitas hidup penderita thalassemia beta mayor. Penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan rancangan Cross sectional. Sampel penelitian adalah balita penderita thalassemia beta mayor dengan metode accidental sampling sebanyak 39 balita, dimana 9 balita memiliki status pertumbuhan tidak normal, 30 balita memiliki status pertumbuhan normal, untuk status perkembangan yang tidak normal terdapat 14 balita dan sesuai 25 balita, sedangkan untuk kualitas hidup balita yang tidak normal sebanyak 5 balita dan yang normal 34 balita. Variabel Penilaian kualitas hidup melalui wawancara pada orangtua balita menggunakan kuesioner PedsQLTm, pertumbuhan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan balita dan perkembangan melalui wawancara menggunakan KPSP. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara pertumbuhan balita dengan kualitas hidup penderita thalassemia beta mayor (p value = 0,572) dan tidak didapatkan hubungan yang bermakna anatara perkembangan balita dengan kualitas hidup penderita thalassemia beta mayor (p value = 0,636). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tumbuh kembang balita dengan kualitas hidup penderita thalssemia beta mayor.
Kata kunci: Kualitas hidup, Tumbuh kembang, Thalassemia Beta mayor

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK