Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
NYAK MU, MAESTRO PENGRAJIN SONGKET ACEH (1933 – 2009)
Pengarang
MAULINDA YANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1306101020058
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Yani, Maulinda, 2017. Nyak Mu, Maestro Pengrajin Songket Aceh (1933-2009). Skripsi,
Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Drs. T. Abdullah, SH., MA. (2) Dr. Husaini, M.A.
Kata Kunci: Biografi, Nyak Mu, Songket Aceh
Salah satu tokoh kesenian modern yang bergerak dalam bidang songket Aceh
ialah Maryamun atau biasa dipanggil Nyak Mu
Penelitian yang berjudul “Nyak Mu, Maestro Pengrajin Songket Aceh (1933-
2009)”, bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan riwayat hidup Nyak Mu, dan (2)
menjelaskan peran Nyak Mu dalam mengembangkan Songket modern di Gampong
Siem.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode sejarah yang
terdiri dari empat langkah yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, dokumentasi, observasi dan
studi kepustakaan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) Nyak Mu lahir tahun
1933 di Gampong Siem. Ayahnya bernama Ali dan ibunya bernama Nyak Cut Asyiah.
Nyak Mu memiliki 6 orang saudara. Suami Nyak Mu bernama Zainun Ibrahim, mereka
dikaruniai anak yaitu Sabirin, Dahlia, Dr. Indra Zainun, M.P dan Aswadi. Nyak Mu
belajar menenun songket kepada Nyak Naim dan pada tahun 1973 dia menge mbangkan
usaha tersebut di sebuah lokasi yang disebut Rumoh Teupeuen (Rumah Tenun) di
antaranya memperoleh penghargaan Upakarti dari Presiden Suharto. Nyak meninggal
tahun 2009 dalam usia 73 tahun karena sakit dan usianya yang sudah tua, (2) Peran
Nyak Mu dalam mengembangkan songket Aceh terutama terlihat dari motif yang lebih
bergaya modern, bahkan hasil motif ciptaannya sudah mencapai 50 motif. Kontribusi
Nyak Mu terhadap perkembangan songket Aceh ini setelah menghadapi berbagai
rintangan seperti seperti krisis moneter, konflik antara GAM dan RI sejak 1998-2003
serta bencana tsunami 2004. Peran besar Nyak Mu terhadap eksistensi industri songket
Aceh juga terlihat dengan lahirnya berbagai generasi yang mampu menciptakan songket
Aceh dengan alat tradisional.
Tidak Tersedia Deskripsi
PROFIL PENGRAJIN KAIN SONGKET TENUN DI DESA SIEM KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (RIZKI FAJRIAH, 2015)
PENERAPAN MOTIF SONGKET ACEH DENGAN TEKNIK BORDIR PADA PRODUK FASHION (RISKA MAISARAH, 2022)
PROSES PEMBUATAN KAIN SONGKET TENUN DI DESA UJUNG TANAH KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN (SUSANA, 2018)
KAJIAN ESTETIKA TENUN SONGKET ACEH DI MUTIARA SONGKET KRUENG KALEE DARUSSALAM ACEH BESAR (Amanda Gita Andini, 2025)
TENUN SONGKET ACEH “NYAKMU” DI DESA SIEM KABUPATEN ACEH BESAR (Yasmin Afrilla Utami, 2019)