STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU DI SEKOLAH DASAR NEGERI ARON KECAMATAN BATEE KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU DI SEKOLAH DASAR NEGERI ARON KECAMATAN BATEE KABUPATEN PIDIE


Pengarang

NURHAYATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200050055

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.201 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH
DALAM MENINGKATKAN MUTU DI SD NEGERI
ARON KECAMATAN BATEE KABUPATEN
PIDIE

Oleh : Nurhayati
NPM : 1609200050055

Komisi Pembimbing:

1. Prof. Dr. Cut Zahri Harun, M. Pd.
2. Dr. Bahrun, M. Pd.


ABSTRAK


Kepala sekolah yang profesional selalu menerapkan beberapa strategi dalam kepemimpinannya yang dapat mutu pendidikan di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gaya kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi sekolah dan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pada SD Negeri Aron Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah: kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ketua KKG, guru, pengawas, dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data melalui: observasi, wawancara, dan dokumentasi.dianalisis dengan cara: reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Gaya kepemimpinan yang diterapkan lebih cenderung gaya kepemimpinan demokratis. Hal ini dapat dilihat dari tidak memaksakan kehendak, memandang bawahan sebagai mitra kerja, membangun kerjasama sebagai tim kerja, memberikan kepercayaan pada bawahan, menerima kritik demi kemajuan guru dan sekolah, memberikan kebebasan untuk berkreativitas kepada bawahan, membangun gairah kerja dengan menciptakan lingkungan yang kondusif; (2) Motivasi diberikan melalui program pembinaan dan pelatihan kepada tenaga kependidikan dan guru, menciptakan suasana dan lingkungan sekolah yang nyaman, memberikan reward dan punishment; (3) Budaya organisasi sekolah yang diterapkan adalah kegiatan shalat dzuhur berjamaah, kegiatan membaca buku, kegiatan pesantren ramadhan, program 5S, kegiatan PHBI, kegiatan upacara setiap hari senin, pembiasaan membaca doa ketika mulai dan sesudah belajar, asmaul husna dan menghafal juz 30, kegiatan pramuka kegiatan ekstra kurikuler yang diintegrasikan dalam kegiatan sehari-hari yang berupa: pemberian keteladanan, slogan dan simbol-simbol di lingkungan sekolah serta melalui kegiatan pembelajaran; dan (4) Hambatan-hambatan yang dihadapi adalah masih rendahnya motivasi guru dalam meningkatkan kompetensinya, masih ada guru yang kurang disiplin dalam menjalankan tugasnya, serta masih terbatasnya sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran.
Kata Kunci: Strategi, Kepemimpinan Kepala Sekolah, dan Mutu Sekolah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK