EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK MENGGUNAKAN METODE GYSSENS PADA PASEIN INFEKSI ULKUS KAKI DIABETIK DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK MENGGUNAKAN METODE GYSSENS PADA PASEIN INFEKSI ULKUS KAKI DIABETIK DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

DESI JANNATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1408109010032

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Evaluasi penggunaan antibiotik menggunakan metode Gyssens pada pasien infeksi ulkus kaki diabetik di ruang rawat inap RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh telah dilakukan untuk melihat ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien infeksi ulkus kaki diabetik yang menjalani rawat inap di RSUD dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pengambilan data yang dilakukan secara retrospektif dari rekam medis pasien rawat inap pada periode Juli 2016-Juni 2017. Guideline yang digunakan pada penelitian ini adalah Infectious Disease Society of America (IDSA) 2012. Pasien pada penelitian ini berjumlah 32 orang dengan pasien laki-laki sebanyak 17 orang dan perempuan sebanyak 15 orang. Jumlah regimen antibiotik yang ditemukan pada penelitian ini 89 regimen, 79 regimen antibiotik empiris dan 10 regimen antibiotik definitif. Antibiotik empiris yang banyak digunakan yaitu metronidazol, sefuroksim dan seftriakson. Berdasarkan hasil kultur bakteri yang paling banyak ditemukan yaitu Pseudomonas aeruginosa (25%) dan Proteus mirabilis (25%). Hasil dari evaluasi penggunaan antibiotik menggunakan metode Gyssens didapatkan beberapa kategori diantaranya kategori VI, V, IVA, IVB, IVC, IVD, IIIA, IIA, IIB, I, 0 berturut-turut sebanyak 2,79%, 0,56%, 32,4%, 18,44%, 11,73%, 0,56%, 0,56%, 4,47%, 10,06%, 13,41%, 5,03%. Kategori IIIB dan IIC tidak ditemukan pada penelitian ini. Dari analisis Gyssens yang telah dilakukan diperoleh data bahwa penggunaan antibiotik pada pasien infeksi kaki diabetik di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh didominasi oleh ketidaktepatan dalam pemilihan antibiotik karena terdapat alternatif yang lebih efektif (kategori IVA).

Kata Kunci: Infeksi ulkus kaki diabetik, metode Gyssens, antibiotik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK