KEKERASAN PERMUKAAN GLASS IONOMER CEMENT SETELAH PENAMBAHAN 5% HIDROKSIAPATIT DARI CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEKERASAN PERMUKAAN GLASS IONOMER CEMENT SETELAH PENAMBAHAN 5% HIDROKSIAPATIT DARI CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA)


Pengarang

FIKRIYADI NURZAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1413101010029

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Nama : Fikriyadi Nurzal
Fakultas : Kedokteran Gigi
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Judul : Kekerasan Permukaan Kekerasan Permukaan Glass Ionomer Cement Setelah Penanambahan 5% Hidroksiapatit dari Cangkang Kerang Darah (Anadara granosa)

Glass ionomer cement (GIC) merupakan bahan restorasi self-adhesive berbasis air yang terbentuk oleh glass fluoroaluminosilikat dengan larutan asam poliakrilat. Salah satu kekurangan GIC adalah sifat mekanik yang buruk, sehingga dilakukan modifikasi penambahan hidroksiapatit pada powder GIC untuk memperbaiki sifat tersebut. Hidroksiapatit merupakan senyawa yang paling stabil, dan dapat di sintesis dari sumber alami seperti cangkang kerang darah (Anadara granosa) karena mengandung kalsium sebesar 97,19%. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh serta menambah informasi mengenai bagaimana kekerasan permukaan GIC setelah penambahan hidroksiapatit dari cangkang kerang darah (Anadara granosa). Spesimen berbentuk silinder dengan diameter 5 mm dan tebal 2 mm. Spesimen berjumlah 10 buah yang terdiri dari 5 spesimen GIC tipe II konvensional dan 5 spesimen GIC tipe II dengan penambahan HA cangkang kerang darah (Anadara granosa) nano partikel. Kekerasan permukaan diukur menggunakan Vicker hardness tester. Pengukuran dilakukan pada 3 tempat berbeda dan hasilnya dirata-ratakan. Hasil Independent T-test pada kedua kelompok menunjukkan terdapat perbedaan bermakna (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK