HUBUNGAN KADAR SERUM FERITIN TERHADAP GANGGUAN FUNGSI HATI PADA PENDERITA ?- THALASSEMIA MAYOR DI INSTALASI SENTRAL THALASSEMIA DAN HEMOFILIA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KADAR SERUM FERITIN TERHADAP GANGGUAN FUNGSI HATI PADA PENDERITA ?- THALASSEMIA MAYOR DI INSTALASI SENTRAL THALASSEMIA DAN HEMOFILIA BANDA ACEH


Pengarang

Rizky Amalia Siregar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101050027

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.152

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Thalassemia merupakan kelainan genetik yang disebabkan oleh adanya kecacatan pada produksi hemoglobin. Prevalensi penderita thalassemia di Aceh mencapai angka 13,8%.dari seluruh penderita thalassemia di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara jumlah serum feritin terhadap gangguan fungsi hati pada penderita ?-thalassemia mayor. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita ?-thalassemia mayor di Instalasi Sentral Thalassemia dan Hemofilia RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Sampel penelitian ini adalah penderita ?-thalassemia mayor yang lengkap data feritin, SGOT dan SGPT pada rekam mediknya. Dari hasil penelitian didapatkan sampel 32 orang dengan jumlah laki-laki lebih banyak dibanding dengan perempuan (laki-laki= 53,1%, perempuan= 46,9%). Usia sampel terbanyak adalah usia remaja (13-18 tahun) yaitu 19 orang (59,4%). Pemakaian kelasi terbanyak adalah jenis deferasirox (exjade) yaitu 19 (59,37%). Intensitas penggunaan obat kelasi besi paling banyak adalah sekitar 1-5 kali yaitu pada 21 orang sampel (65,63%). Sementara itu jumlah transfusi terbanyak adalah 10-20 kali yaitu pada 25 sampel (78,1%). Didapatkan adanya peningkatan serum feritin yang sangat signifikan pada keseluruhan sampel. Terdapat 3 orang sampel (9,4%) mengalami gangguan fungsi hati yang ditandai dengan peningkatan nilai SGOT dan SGPT hingga 2 kali lipat dari nilai normal. Tidak didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara kadar feritin terhadap gangguan fungsi hati (p=0,53)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK