<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4992">
 <titleInfo>
  <title>STUDI DAYA TAHAN API, SERAP SUARA DAN KONDUKTIVITAS TERMAL PADA DINDING BATA KERTAS (PAPERBRICK) MENGGUNAKAN KERTAS HVS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zuhrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan limbah kertas dari instansi - instansi pemerintah masih sangat minim digunakan, sehingga timbul pemikiran menggunakan limbah kertas sebagai material pengganti agregat untuk membuat bata kertas (paperbrick = PB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat – sifat fisis dari bata kertas yang meliputi, daya tahan api, daya serap suara, dan konduktivitas termal. Benda uji  140PB80 yang digunakan berupa bata kertas 20 cm  x 10 cm  x 5 cm untuk daya tahan api, dinding berukuran 100 cm x 100 cm x 10 cm untuk pengujian daya serap suara, dan berbentuk pelat 25 cm 25 cm x 1,5 untuk pengujian konduktivitas termal. Benda uji dibuat dengan 3 komposisi rasio yaitu perbandingan antara volume semen dan volume agregat 1:3, 1:4, dan  1:5, pemadatan 140% volume menjadi 100% volume bata 20 cm x 10 cm  x 5 cm, substitusi kertas sebesar 80% dari volume agregat, dengan FAS 0,35 menggunakan  jenis semen PCC (Portland Composite Cement). Pengujian daya tahan api dilakukan berdasarkan SNI 03-1739-2008, untuk rasio 1:3, 1:4, dan 1:5 dimasukkan kedalam golongan menghambat api pada saat luas kurva 6 menit, dan 10 menit termasuk ke dalam kategori agak menahan api. Semakin banyak penambahan bubur kertas, semakin buruk bata kertas dalam menahan api. Untuk pengujian serap suara  untuk komposisi 1:3, 1:4, dan 1:5 didapatkan nilai koefisien absorpsi (?) 0,15 ; 0,33 dan 0,38,  berdasarkan ISO 11654 suatu benda dikatakan dapat menyerap bunyi atau dikategorikan ke dalam absorber apabila memiliki nilai ? &gt; dari 0,15. Semakin bayak penambahan bubur kertas semakin baik bata kertas dalam menyerap suara. Untuk pengujian konduktivitas termal komposisi campuran dengan rasio 1:3, 1:4, dan 1:5  memiliki nilai konduktivitas termal 0,459 W/mK, yang bernilai 0,330 W/mK, dan 0,294 W/mK, karena kertas bersifat isolator, semakin banyak kertas semakin baik pula digunakan sebagai material isolasi bangunan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BRICKS - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>4992</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-03-31 14:26:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-13 09:25:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>