Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
DISSERTATION
KARAKTERISASI GEN 16S RRNA DAN KONSTRUKSI FILOGENETIK BAKTERI SELULOLITIK PADA RUMEN SAPI ACEH
Pengarang
Wenny Novita Sari - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1409300070006
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Doktor Matematika dan Aplikasi Sains (S3) / PDDIKTI : 44001
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Doktor Matematika Dan Aplikasi Sains Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
579.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Bakteri selulolitik merupakan bakteri yang dapat menghasilkan enzim selulase untuk membantu hidrolisis selulosa menjadi glukosa dalam bentuk asam lemak terbang pada hewan ruminansia. Sebanyak 5 ml cairan rumen diambil dari lima ekor sapi aceh yang disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) kotamadya Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan spuit 5 cc sebanyak tiga kali pengulangan. Bakteri selulolitik diisolasi pada media Carboxil Methile Cellulose (CMC) dan diuji skrining dengan penambahan congo red 0,3%. Koloni yang tumbuh selanjutnya dihitung dan dilakukan pewarnaan Gram. Penghitungan jumlah total bakteri menunjukkan hasil 3,7x106 CFU/ml, sedangkan pewarnaan Gram menghasilkan enam isolat bakteri Gram positif dan empat isolat Gram negatif. Isolasi DNA dilakukan untuk mendapatkan DNA murni yang bebas dari kontaminasi sehingga diperoleh DNA dengan kualitas yang baik. Proses amplifikasi menggunakan metode PCR. Hasil elektroforesis memperlihatkan pita yang terseparasi dan sejajar dengan marker. Penentuan urutan DNA dilakukan melalui jasa komersial di Macrogen Inc., Korea. Penjajaran menggunakan program BLASTN. Pohon filogenetik dikonstruksi menggunakan program MEGA 7.0. Hasil sekuensing berupa kromatogram. Homologi urutan DNA sampel dengan urutan DNA yang sudah dideposit di GenBank dapat diketahui di National Centre for Biotechnology Information (NCBI) melalui situs http://www.ncbi.nlm.nih.gov. Hasil penyejajaran urutan basa dengan data genbank. menunjukkan enam bakteri yang memiliki kemiripan dengan isolat sampel, yaitu S1 dengan Enterobacter cloacae strain DSM 30054 (91%), S2 dengan Lysinibacillus fusiformis (87%), S3 dengan Bacterium NLAE-zl-P676 (93%), S4 dengan Serratia marcescens strain BUMP4 (87%), S5 dengan Bacterium AM0250 (96%), dan S6 dengan Enterobacter hormaechei strain A8 (99%). Dari keenam bakteri tersebut, isolat S1 dan S2 kemungkinan adalah spesies baru. Hal ini diyakini bahwa ketika sebuah urutan memiliki kemiripan >98% dengan 16S rDNA bakteri yang diketahui, dianggap sebagai anggota spesies tersebut. Namun, jika persentasenya homologi
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI BAKTERI SELULOLITIK PADA RUMEN KAMBING BERDASARKAN ANALISIS HOMOLOGI GEN 16S RRNA (yopi pernando, 2016)
IDENTIFIKASI BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) BERSIFAT SELULOLITIK ASAL USUS AYAM PETELUR YANG DIBERI AKBISPROB BERDASARKAN ANALISIS GEN 16S RRNA (BAHARUDDIN HALIM SIREGAR, 2019)
JUMLAH KOLONI BAKTERI SELULOLITIK DI RUMEN SAPI ACEH (siti wardianah matondang, 2016)
POTENSI BAKTERI TANAH TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) GAMPONG JAWA, BANDA ACEH SEBAGAI PENGHASIL SELULASE (Nadhifa Nisrina, 2024)
JUMLAH BAKTERI SELULOLITIK PADA RUMEN KERBAU RAWA (BUBALUS BUBALIS) DI ACEH BARAT (Rifi Oktasia Ismi. S, 2022)