PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG KEMIRI SEBAGAI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG KEMIRI SEBAGAI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL


Pengarang

SELA FITRIANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504001010129

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penggunaan bahan cangkang kemiri sebagai substitusi agregat kasar dalam campuran bisa meningkatkan sifat semen sebagai bahan pengikat dalam campuran beton. Pengujian tentang kuat tekan agregat yang substitusi dengan cangkang kemiri, dengan tujuan untuk mengetahui seberapa jauh kekuatan beton cangkang kemiri sebagai bahan pengganti beton normal dan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton (f’c) dan nilai modulus elastisitas yang telah dicampur dengan cangkang kemiri dan untuk mengetahui kuat tekan. Pengujian kuat tekan dan modulus elastisitas dengan menggunakan alat kuat tekan buatan jerman dan Tranducer buatan jepang. Metode penelitian melalui pengujian dimulai dengan memeriksa sifat-sifat fisis agregat yang meliputi pemeriksaan berat volume agregat, pemeriksaan berat jenis dan absorbsi agregat, pemeriksaan susunan butiran agregat, sedangkan pemeriksaan mekanis beton yang meliputi kuat tekan dan modulus elastisitas. Penambahan cangkang kemiri dilakukan dengan variasi 10%, dan 20%, cangkang kemiri. Pada penelitian ini umur pengujian dilakukan pada 7 hari dan 28 hari dengan faktor air semen (FAS) 0,40. Ukuran maksimum agregat lolos saringan 19,10 mm. perencanaan campuran menggunakan campuran metode ACI (American Concrete Institute) Standard 211-1-91. Dimensi benda uji yang dilakukan pada penelitian ini adalah 15 cm x 30 cm sebanyak 30 benda uji, berdasarkan hasil pengujian kuat tekan 7 hari nilai kuat tekan (f'c) nilai tertinggi diperoleh cangkang kemiri 20% yaitu 27,75 MPa. Dan mengalami penurunan dari beton yang tidak memakai cangkang kemiri yaitu 25%. Sedangkan nilai tertinggi 28 hari yaitu cangkang kemiri 20% dengan nilai kuat tekan 29,74 MPa dan mengalami penurunan dari beton yang tidak memakai cangkang kemiri yaitu 19%. Nilai-nilai tersebut merupakan faktor penting dalam kemampuan beton untuk menahan beban konstruksi. Dan penggunaan cangkang kemiri sebagai bahan pengganti agregat kasar tidak mendapatkan hasil kuat tekan yang baik beton substitusi cangkang kemiri lebih baik digunakan untuk lantai, dibandingkan dengan penggunaan kerikil sebagai agregat kasar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK