<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="49529">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS UNGKAPAN PERUMPAMAAN HEWAN DALAM BAHASA ACEH DI WILAYAH ACEH TIMUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurhayati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
	Penelitian yang berjudul “Analisis Ungkapan Perumpamaan Hewan dalam Bahasa Aceh di Wilayah Aceh Timur” ini mengangkat masalah bagaimanakah ungkapan perumpamaan hewan dalam bahasa Aceh di wilayah Aceh Timur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ungkapan perumpamaan hewan dalam bahasa Aceh di wilayah Aceh Timur. Sumber data penelitian ini adalah data lisan yang diperoleh dari masyarakat Aceh di Wilayah Aceh Timur meliputi kecamatan Lhoknibong, Simpang Ulim, dan Julok Cut. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan pancing. Penganalisisan dilakukan dengan seleksi data, klasifikasi data, analisis data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan perumpamaan hewan dalam bahasa Aceh di wilayah Aceh Timur dapat diklasifikasikan menjadi dua bentuk, yaitu ungkapan berbentuk lagèe ‘seperti’ dan ungkapan yang bukan lagèe ‘seperti’. Ungkapan berbentuk lagèe ‘seperti’ dapat dibagi menjadi dua bentuk, yaitu  mencerminkan karakter dan tidak mencerminkan karakter. Selain itu, ungkapan yang bukan lagèe ‘seperti’ juga dapat dibagi menjadi dua bentuk, yaitu mencerminkan karakter dan tidak mencerminkan karakter. Ungkapan perumpamaan hewan dalam bahasa Aceh di wilayah Aceh Timur umumya mengandung nilai-nilai karakter yang bersifat negatif.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>49529</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-10-08 17:15:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-09 09:33:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>