ANALISIS PROSES MANAJEMEN PERGUDANGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN WAREHOUSING DAN SIMULASI (STUDI KASUS : PT. TIANZIFOOD TRADING INDONESIA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PROSES MANAJEMEN PERGUDANGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN WAREHOUSING DAN SIMULASI (STUDI KASUS : PT. TIANZIFOOD TRADING INDONESIA)


Pengarang

AYU MARWANDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404106010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PT. Tianzifood Trading Indonesia merupakan perusahaan distributor yang mendistribusikan es krim merk AICE. Perusahaan ini memiliki gudang persediaan yang terletak di Aceh Besar. Proses manajemen pergudangan yang ada di gudang ini terdiri atas pemeriksaan dokumen pemesanan, pengambilan palet, palletizing dan pemeriksaan, pengambilan troli, pendataan, pembuatan nota pemesanan, pengambilan palet dan troli, order picking, peletakkan pesanan ke dalam truk. Dikarenakan lead time proses membutuhkan waktu yang sangat banyak, maka akan dilakukan perampingan proses menggunakan pendekatan lean warehousing dan simulasi menggunakan software ProModel. Penelitian ini menggunakan tool Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan seluruh proses manajemen pergudangan dan waktunya. Dari hasil perhitungan waktu, total lead time seluruh kegiatan ini adalah 375,888 menit dengan waktu non value added sebanyak 69,717 menit. Waste yang paling banyak terjadi yaitu waiting. Lalu dilakukan perhitungan ABC Analysis dan hasilnya produk dengan kelas AA tertinggi adalah produk Bingo, oleh karena itu dilakukan relayout storage berdasarkan hasil perhitungan ABC analysis tertinggi. Saat dilakukan simulasi, skenario yang diusulkan ke dalam sistem yaitu menghilangkan waktu tunggu, sehingga pada rekomendasi perbaikan, waktu lead time direduksi menjadi 322,344 menit dan waktu non value added 17,335 menit.

Kata kunci: Lean warehousing, Value Stream Mapping, ABC Analysis, Simulasi, ProModel.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK