ANALISIS PENGGUNAAN INTERJEKSI DALAM NOVEL THE PRINCESS IN ME KARYA DONNA ROSAMAYNA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PENGGUNAAN INTERJEKSI DALAM NOVEL THE PRINCESS IN ME KARYA DONNA ROSAMAYNA


Pengarang

Nora Fajar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106102010090

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata kunci: klasifikasi kata, interjeksi, novel The Princess in Me
Penelitian berjudul “Penggunaan Interjeksi dalam Novel The Princess in Me karya
Donna Rosamayna”. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) apa saja jenis
interjeksi dalam novel The Princess in Me? Dan (2) apa sajakah bentuk interjeksi
dalam novel The Princess in Me? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan
jenis dan bentuk interjeksi dalam novel The Princess in Me. Metode yang
digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah
novel The Princess in Me, terbit tahun 2012 dengan 272 halaman dan diterbitkan
oleh PT Gramedia Pustaka Utama. Langkah pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan teknik membaca dan menganalisis data. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dalam novel The Princess in Me terdapat sembilan jenis
interjeksi, yaitu (1) interjeksi kejijikan terdiri atas satu contoh yaitu ( ih), (2)
interjeksi kekesalah terdiri atas delapan contoh sebagai berikut: ( ah, yah, huh, uh,
damn, keparat, sialan, bajingan), (3) interjeksi kekaguman terdiri dari satu contoh
yaitu (syukur), (5) interjeksi keheranan terdiri atas empat contoh sebagai berikut:
(aduh, wah, eh, loh), (6) interjeksi kekagetan terdiri atas tiga contoh sebagai
berikut: (wow, loh, oh), (7) interjeksi ajakan terdiri dari dua contoh sebagai
berikut: (ayo, yuk), (8) interjeksi panggilan terdiri atas tiga contoh sebagai berikut:
(hai, eh, hei), (9) interjeksi simpulan terdiri atas satu contoh yaitu ( nah), serta
terdapat dua bentuk interjeksi yaitu bentuk dasar terdiri atas tujuh contoh sebagai
berikut: (eh, yah, wah, oh, eh, duh, sip) dan bentuk turunan terdiri atas dua contoh
sebagai berikut: (halo, brengsek). Jenis interjeksi yang tidak terdapat pada novel
tersebut ialah interjeksi harapan. Contohnya (Insyaallah).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK