ANALISIS STRATEGI MITIGASI RISIKO SUPPLY CHAIN DENGAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS PADA UD.SARIGUT BAKERY | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS STRATEGI MITIGASI RISIKO SUPPLY CHAIN DENGAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS PADA UD.SARIGUT BAKERY


Pengarang

Khansa Atikah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304106010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Risiko yang merupakan bentuk ketidakpastian tentang suatu keadaan juga kerap timbul pada aktivitas supply chain. Jika tidak ditangani dengan baik maka dapat mengakibatkan gangguan bisnis dalam skala besar. Aktivitas supply chain yang tidak selalu berjalan mulus dan memiliki peluang untuk timbulnya risiko juga dapat terjadi di UD.Sarigut Bakery. Penerapan manajemen risiko supply chain yang belum pernah dilakukan membuat peluang timbulnya risiko semakin besar. Untuk itu digunakan metode House of Risk (HOR) dan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) dalam pemecahan masalah guna memudahkan tercapainya tujuan penelitian. Metode HOR digunakan untuk mengidentifikasi dan memberi penilaian risiko sedangkan FAHP digunakan untuk menentukan strategi mitigasi yang akan dilakukan terhadap prioritas agen atau penyebab risiko. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah terdapat sebanyak 24 kejadian risiko dan 26 agen risiko yang berhasil teridentifikasi yang terjadi pada UD.Sarigut Bakery. Dari hasil evaluasi risiko dengan menggunakan diagram pareto, terdapat 3 agen risiko dari total 26 agen dengan nilai ARP tertinggi. Agen risiko tersebut adalah kelalaian tenaga kerja (PA) dengan nilai ARP sebesar 1875, prosedur kerja kurang jelas (PB) 1687, dan belum ada perencanaan jangka panjang (PC) 1554. Mitigasi yang dilakukan untuk ketiga agen risiko tersebut sebanyak 9 strategi mitigasi dengan bobot paling tinggi ialah melakukan training secara berkala (PA1) dengan nilai bobot sebesar 0,33.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK