Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DESKRIPSI GANGGUAN HABITAT DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK BABI HUTAN (SUS SCROFA VITTATUS) DENGAN MANUSIA DI KECAMATAN JAYA BARU
Pengarang
Windi Aprianti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806103010099
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
599.633 2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci : Gangguan Habitat, Persepsi Masyarakat, Konflik Babi Hutan Dengan Manusia
Telah dilakukan penelitian tentang “Deskripsi Gangguan Habitat dan Persepsi Masyarakat Terhadap Konflik Babi Hutan (Sus scrofa vittatus) dengan Manusia di Kecamatan Jaya Baru”. Penelitian dilakukan sejak bulan Juli s/d Desember 2013. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan gangguan habitat babi hutan dan mengetahui persepsi masyarakat di Kecamatan Jaya Baru terhadap gangguan babi hutan. Metode penelitian adalah metode survei. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Jaya Baru dari 5 gampong sebanyak 200 KK dengan rincian 40 KK di setiap gampong yaitu Gampong Ulee Pata, Lampoh Daya, Bitai, Emperom, dan Gampong Lamteumen Timur. Jenis angket yang digunakan merupakan angket tertutup dengan empat alternatif jawaban. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rumus Chi-kuadrat. Hasil analisis data diperoleh, Gampong Ulee Pata X2hitung = 57,08 > X2tabel = 16,9, Gampong Lampoh Daya X2hitung = 103,56 > X2tabel = 16,9, Gampong Bitai X2hitung = 86,15 > X2tabel = 16,9, Gampong Lamteumen Timur X2hitung = 81,13 > X2tabel = 16,9, dan Gampong Emperom X2hitung = 112,50 > X2tabel = 16,9, semua hasil analisis data menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Kesimpulannya adalah babi hutan yang memasuki pemukiman warga dapat mengganggu dan merugikan masyarakat di Kecamatan Jaya Baru.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBEDAAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONFLIK MANUSIA DENGAN BABI HUTAN (SUS SCROFA VITTATUS) DI GAMPONG KUALA SEUMAYAM, KABUPATEN NAGAN RAYA (Chandra Waty, 2023)
POTENSI PENGALIHAN WILAYAH JELAJAH (HOME RANGE)
SEBAGAI SOLUSI KONFLIK BABI HUTAN (SUS SCROFA VITTATUS)
DI KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH (Ainul Mardhiah, 2013)
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA BABI HUTAN (SUS SCROFA) DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Busra, 2018)
PERSEPSI MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN KONFLIK GAJAH-MANUSIA TERHADAP KONSERVASI GAJAH DAN HABITATNYA DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR. (Putri Hilmayanti, 2016)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN INTENSITAS DAN FREKUENSI KONFLIK ANTARA GAJAH DENGAN MANUSIA DI KECAMATAN KAWAY XVI KABUPATEN ACEH BARAT (Ratu Diana Maisurah, 2017)