ALGORITMA GENETIKA UNTUK MENGURANGI BOTTLENECK PADA PRODUKSI BAJU KOKO (STUDI KASUS: CV. IJA KROENG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ALGORITMA GENETIKA UNTUK MENGURANGI BOTTLENECK PADA PRODUKSI BAJU KOKO (STUDI KASUS: CV. IJA KROENG)


Pengarang

Chairuna Auliani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404106010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sistem Produksi merupakan kumpulan dari sub sistem yang saling berinteraksi dengan tujuan mentransformasikan input produksi menjadi ouput produksi. Perencanaan produksi merupakan hal penting dalam pembuatan rencana tercapaianya tingkat keseimbangan atau Line Balancing. Permasalahan line balancing menggunakan metode Algoritma Genetika karena dapat memberikan solusi yang mampu merancang keseimbangan lintasan yang lebih baik dimana metode ini terinsipirasi oleh evolusi biologi seperti warisan, seleksi alam, mutasi dan pindah silang. Representasi kromosom menjadi langkah awal dalam input Algoritma Genetika untuk mewakili solusi dari permasalahan yang akan diberikan yang kemudian akan di pindah silang dan mutasi. CV. Ija Kroeng merupakan sebuah perusahaan industri manufaktur yang bergerak di bidang produksi garment yaitu kain sarung, celana sarung dan baju koko. Ketidakseimbangan lintasan pada proses produksi pembuatan Baju Koko dengan motif “CapSikureung” menyebabkan bottleneck sehingga menjadi permasalahan pada penelitian ini. Pada saat ini, perusahaan memiliki 19 Elemen Operasi dengan 8 stasiun kerja dan efisiensi lintasan hanya sebesar 69,60%. Hasil yang didapatkan adalah lintasan produksi Baju Koko memiliki urutan pengerjaan Elemen Operasi yang berbeda dengan efisiensi lintasan meningkat sebesar 92,857% serta pengurangan stasiun kerja menjadi 6 stasiun kerja.
Kata Kunci : Sistem Produksi, Line Balancing, Bottleneck, Algoritma Genetika.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK