Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KARAKTERISTIK KERBAU SIMEULUE PADA HABITAT YANG BERBEDA (GUNUNG DAN PANTAI) DI KECAMATAN SIMEULUE TENGAH KABUPATEN SIMEULUE
Pengarang
SARFIN ABIDIN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1305004010001
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Budidaya Peternakan (D3) / PDDIKTI : 54433
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tugas Akhir ini telah dilakukan di Kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah untuk melihat karakteristik kerbau Simeulue pada habitat yang berbeda (gunung dan pantai) di Kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue. Tugas Akhir ini menggunakan metode survei. Kegiatan observasi langsung di lokasi Tugas Akhir telah dilakukan terhadap peternak kerbau Simeulue sebagai responden sebanyak 15 orang tersebar dalam desa Lambaya, Luan Sorip, Putra Jaya dan Lakubang. Penentuan peternak sebagai responden dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder dan data primer. Data primer kerbau terdiri dari data kualitatif (warna, bentuk tanduk dan garis muka) dan data kuantitatif (tinggi pundak, panjang badan dan lingkar dada). Data yang telah dikumpulkan kemudian ditabulasikan dan diolah untuk selanjutnya dianalisis dengan menggunakan tabel rata-rata, persentase dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerbau Simeulue jantan habitat pantai umumnya mempunyai bentuk tanduk sapang (20,31%) dan yang betina mempunyai bentuk tanduk lefe (12,5%). Sedangkan kerbau Simeulue jantan habitat gunung umumnya mempunyai bentuk tanduk lefe (15,62%) dan kerbau betina mempunyai bentuk tanduk sanggeng (14,06%).Kerbau Simeulue pada habitat pantaibaik jantan maupun betina mempunyai garis muka cekung, sedangkan yang hidup di habitat gunung, kerbau jantan mempunyai garis muka cekung dan betina mempunyai garis muka lurus. Warna tubuh kerbau di habitat pantai adalah hitam dengan pola warna kepala, leher hitam kemerah-merahan dan yang hidup di habitat gunung berwarna hitam legam berpola warna kepala, leher hitam keabu-abuan.Ukuran-ukuran tubuh kerbau Simeulue jantan umur 3 tahun yang meliputi panjang badan dan lingkar dada relatif lebih besar yang dimiliki kerbau habitat pantai, sedangkan tinggi pundak relatif lebih besar dimiliki oleh kerbau dengan habitat gunung. Ukuran-ukuran tubuh kerbau Simeulue betinahabitat pegunungan yang berumur 3 tahun, yang meliputi tinggi pundak, panjang badan, dan lingkar dada relatif lebih besar yang dimiliki kerbau dengan habitat gunung. Panjang badan dan lingkar dada kerbau habitat pantai, dan tinggi pundak kerbau habitat gunung
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI SIFAT KUANTITATIF KERBAU SIMEULUE DI KECAMTAN SALANG KABUPATEN SIMEULUE (NUSRUL HALIMAN, 2019)
STUDI EKOLOGI HABITAT SIPUT MATA BULAN (TURBO CHRYSOSTOMUS) DI PERAIRAN PANTAI GELOK DESA DEKHA KECAMATAN ALAFAN KABUPATEN SIMEULUE (Inti Ramadani, 2018)
STUDI TENTANG SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN (PENJASORKES)PADA SEKOLAH SD SE-KECAMATAN SIMEULUE TENGAH TAHUN 2013/2014 (Juri Irawan, 2014)
KEANEKARAGAMAN JENIS-JENIS BURUNG PADA TIPE HABITAT YANG BERBEDA DI KAWASAN DESA ALUS-ALUS KABUPATEN SIMEULUE (Rika Susanti, 2019)
PERFORMANS REPRODUKSI KERBAU SIMEULUE BETINA SEBAGAI SUMBER DAYA GENETIK TERNAK LOKAL DI KECAMATAN TEUPAH BARAT KABUPATEN SIMEULUE (SILFANITA, 2024)