<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="49099">
 <titleInfo>
  <title>EFEK EKSTRAK DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) TERHADAP AWAL PEMBUSUKAN DAGING SAPI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Akmal Safrijal Sa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan mengetahui awal waktu pembusukan daging sapi dengan penggunaan ekstrak daun kari. Sampel yang digunakan ialah daging sapi bagian otot Semimembranosus yang dibagi menjadi 42 bagian sampel dengan berat masing-masing 5 gram. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari tiga perlakuan dengan dua kali pengulangan. Kelompok P1 tanpa penggunaan ekstrak daun kari (kontrol), kelompok P2 dengan penggunaan ekstrak daun kari 25% dan kelompok P3 dengan penggunaan ekstrak daun kari 50%. Seluruh sampel disimpan dalam refrigerator pada suhu 4 oC. Selama 7 hari dilakukan uji awal pembusukan setiap hari pada jam 9 pagi dan jam 4 sore. Analisis hasil penelitian dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan awal waktu pembusukan antara masing-masing kelompok perlakuan. Pada kelompok P1 diperoleh hasil positif uji awal pembusukan yaitu pada hari ke-4 dan pada kelompok P2 diperoleh hasil positif uji awal pembusukan pada hari ke-5. Sedangkan kelompok P3 belum diperoleh hasil positif uji awal pembusukan selama 7 hari masa penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak daun kari dapat memperlambat awal waktu pembusukan daging.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>49099</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-10-02 13:14:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-25 10:31:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>