PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THE POWER OF TWO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THE POWER OF TWO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 BANDA ACEH


Pengarang

Susmawarni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906101040059

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata kunci : model pembelajaran, the power of two, hasil belajar
Model pembelajaran The Power Of Two dilakukan karena kurangnya interaksi dan pertukaran pemikiran dari siswa dan guru sehingga banyak siswa yang pasif dalam pembelajaran Geografi. Model pembelajaran The Power Of Two memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan secara individual kemudian membentuk kelompok berpasangan untuk membuat jawaban baru dengan menghargai pendapat orang lain. Rumusan malasah dalam penelitian ini (1) Apakah penerapan model The power Of Two dapat meningkatkan hasil belajar (2) Bagaimanakah aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran The Power Of Two (3) Bagaimanakah keterampilan guru dalam memgelola pembelajaran (4) Bagaimanakah respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran The Power Of Two. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar Geografi; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran Geografi; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran Geografi; dan (4) Respon siswa terhadap pelaksanaan model pembelajaran The Power Of Two. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII3 SMP Negeri 5 yang berjumlah 22 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh dengan (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat siklus I dari 22 siswa ada 6 siswa yang belum tuntas, dan siklus II dari 22 siswa 2 siswa yang belum tuntas, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 72,72% menjadi 90,91%; (2) Aktivitas guru yang dominan adalah membimbing siswa mempresentasikan hasil akhir, pada siklus I sebesar 17,5% kategori kurang baik dan siklus II sebesar 15% kategori baik. Aktivitas siswa yang dominan adalah saat siswa mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan hasil akhir, pada siklus I sebesar 17,5% kategori kurang baik dan siklus II sebesar 12,5% kategori kurang baik; (3) Keterampilan guru dalam pembelajaran The Power Of Two meningkat dari kategori baik, menjadi sangat baik; dan (4) Respon siswa 100% mengatakan baru dengan cara guru menerangkan materi pembelajaran, 100% mengatakan menarik mengenai model pembelajaran yang baru diikuti, 90,9% memahami materi pelajaran yang diikuti, 100% mengatakan menarik tentang komponen pembelajaran, 100% berminat untuk mengikuti pembelajaran, dan 95% siswa dapat memahami materi dengan menggunakan model pembelajaran The Power Of Two.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK