LAJU PERUBAHAN LUAS LAHAN KELAPA SAWIT SELAMA 10 TAHUN DI KECAMATAN LANGSA LAMA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SPASIAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

LAJU PERUBAHAN LUAS LAHAN KELAPA SAWIT SELAMA 10 TAHUN DI KECAMATAN LANGSA LAMA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SPASIAL


Pengarang

MUHAMMAD HUSYAINI IQBAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305108010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Muhammad Husyaini Iqbal. 1305108010013. Laju Perubahan Luas Lahan Kelapa Sawit
Selama 10 Tahun di Kecamatan Langsa Lama Menggunakan Teknologi Spasial dibawah
bimbingan Rusdi sebagai ketua dan Helmi sebagai anggota.


RINGKASAN
Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) merupakan tumbuhan tropis

golongan palm yang termasuk tanaman tahunan. Tanaman Kelapa Sawit berasal dari Negara
Afrika Barat. Tanaman ini dapat tumbuh subur di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Papua
Nugini. Kelapa Sawit merupakan tanaman yang sangat penting bagi pembangunan nasional
karena dapat menyerap lapangan tenaga kerja yang lebih besar dan sebagai sumber devisa
negara. Tanaman ini mulai diusahakan dan dibudidayakan secara komersial pada tahun 1991.
Orang yang pertama kali merintis usaha perkebunan kelapa sawit di Indonesia adalah Andrian
Hallet seorang yang berkebangsaan Belgia yang telah belajar banyak tentang perkebunan
kelapa sawit di Afrika (Masykur, 2013).
Perubahan penggunaan lahan merupakan fenomena global yang menjadi perhatian
peneliti di berbagai negara di dunia. Kajian perubahan penggunaan lahan berkembang sangat
cepat dan menghasilkan banyak pendekatan. Verburg, (2004). Menyatakan bahwa dalam
pemodelan perubahan penggunaan lahan ini paling tidak terdapat enam aspek yang harus
diperhatikan, yaitu: cakupan analisis, dinamika silang-skala (cross-scale), faktor pemicu,
interaksi spasial dan dampak kedekatan lokasi, dinamika antar waktu dan proses
penggabungan. Keenam aspek tersebut merupakan topik utama dalam kajian perubahan
penggunaan lahan (Sitorus, 2012). Kecamatan Langsa Lama merupakan salah satu dari 5
Kecamatan yang ada di Kota Langsa. Secara administrasi kecamatan Langsa Lama berbatasan
langsung dengan Kabupaten Aceh Timur. Berdasarkan data BPS Kota Langsa Kecamatan
Langsa Lama memiliki lahan sawit yang cukup luas dan terus mengalami peningkatan setiap
tahunnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju perubahan luas kelapa sawit
Kecamatan Langsa Lama tahun 2006 – 2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
yang diawali dengan pengamatan berdasarkan citra satelit yang berguna untuk menentukan
pengambilan bahan pembuatan peta perubahan di Kecamatan Langsa Lama. Selanjutnya
menggunakan aplikasi arcgis untuk mengkoreksi citra satelit yang sudah di download pada
google earth imagery. Setelah itu dilakukan pembuatan polygon lahan kelapa sawit pada tahun
2006, 2012, 2016 dari citra satelit dan dilakukan penghitungan menggunakan rumus/formula
untuk menghitung laju perubahan luas kelapa sawit pada tahun 2006, 2012 dan 2016.

Laju pengembangan lahan kelapa sawit di Kecamatan Langsa Lama terlihat
adanya peningkatan luasan dimana pada peta tahun 2006 luas lahan kelapa sawit sebesar 2.151
Ha sedangkan pada peta tahun 2012 lahan kelapa sawit sebesar 2.163 Ha dan pada peta tahun
2016 luas lahan kelapa sawit sebesar 2.244 Ha. Telah terjadi laju pengembangan lahan kelapa
sawit selama 10 tahun di Kecamatan Langsa Lama dalam kurun waktu tahun 2006 hingga
2016 sebesar 93 Ha.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK