PRARANCANGAN PABRIK MINYAK GORENG DARI CRUDE PALM OIL (CPO) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 300.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PRARANCANGAN PABRIK MINYAK GORENG DARI CRUDE PALM OIL (CPO) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 300.000 TON/TAHUN


Pengarang

MUHAMMAD IKRAM - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304103010098

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

660

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu kebutuhan penting yang diperlukan oleh masyarakat Indonesia adalah minyak goreng. Minyak goreng adalah minyak nabati yang telah dimurnikan, berfasa cair pada suhu kamar dan dapat digunakan sebagai bahan pangan. Minyak goreng merupakan bahan pokok yang penting bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari kebutuhannya yang meningkat pada setiap tahun. Pabrik ini dirancang untuk menghasilkan minyak goreng dari crude palm oil (CPO) dengan kapasitas produksi 300.000 ton/tahun. Pabrik ini beroperasi secara kontinyu selama 330 hari per tahun. Proses pembuatan minyak goreng dilakukan melalui dua tahapan proses yaitu rafinasi dan fraksinasi. Proses rafinasi terdiri dari proses degumming, bleaching, netralisasi dan deodorisasi. Proses fraksinasi terdiri dari proses kristalisasi dan filtrasi. Pabrik direncanakan akan didirikan di Karang Baru, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, dengan luas tanah 40.000 m2 serta memperkerjakan karyawan sebanyak 160 orang. Kebutuhan crude palm oil (CPO) sebanyak 52.649,16 kg/jam, H3PO4 sebanyak 26,32 kg/jam, bleaching earth sebanyak 1.053,51 kg/jam, NaOH sebanyak 320,90 kg/jam. Untuk memenuhi keperluan utilitas disediakan air proses sebanyak 2.580,58 kg/jam, listrik sebesar 2.808,42 kW, steam sebanyak 270.756,71 kg/jam, dan bahan bakar sebanyak 250,38 L/jam. Hasil analisis ekonomi diperoleh fixed capital investment sebesar Rp. 614.248.181.378, working capital investment sebesar Rp. 106.737.873.299, total capital investment sebesar Rp. 720.986.054.677, total production cost sebesar Rp. 2.609.661.506.008, sales cost sebesar Rp. 2.890.000.000.000, pay out time selama 4 tahun 11 bulan, break event point sebesar 27,6 %, dan internal rate of return sebesar 21 %. Berdasarkan pertimbangan tersebut maka prarancangan pabrik minyak goreng dari crude palm oil (CPO) dengan kapasitas produksi 300.000 ton per tahun ini layak dilanjutkan ke tahap rancangan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK