<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="48701">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KASUS NEMATODA DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI USUS HALUS BABI HUTAN DI KAWASAN LHOKNGA ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LENI ZAHARA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>STUDI KASUS NEMATODA DAN GAMBARA HISTOPATOLOGIS &#13;
PADA USUS HALUS BABI HUTAN DI KAWASAN&#13;
LHOKNGA ACEH BESAR&#13;
ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran histopatologi usus halus&#13;
babi hutan  yang terinfeksi parasit    nematoda. Sampel penelitian  menggunakan 3 &#13;
ekor babi hutan yang terinfeksi parasit internal.  Penelitian ini dilakukan dengan &#13;
menggunakan metode uji  natif untuk pemeriksaan feses.  Perubahan patologi &#13;
anatomis usus halus  babi hutan diamati terlebih dahulu, sebelum organ tersebut &#13;
dibuat preparat histopatologi. Hasil yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan 2 ekor babi hutan  positif pada pemeriksaan feses. &#13;
Hasil pemeriksaan patologi anatomis usus halus  babi  hutan  terlihat berwarna &#13;
merah,  ditemukan adanya nodule  pada usus halus  babi hutan yang positif &#13;
terinfeksi parasit nematoda.  Pemeriksaan  histopatologi usus halus  terlihat&#13;
sebagian kelenjar intestinal mulai terbentuknya ruang subepitel, membrana basalis &#13;
pada sebagian kelenjar tampak tidak utuh, infiltrasi sel radang,  sebagian besar &#13;
membran basalis kelenjar intestinal telah mengalami kerusakan,  mengalami &#13;
infiltrasi sel radang. Hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa, pada babi2  postif&#13;
terinfeksi  Strongyloides ransomi  yang menyebabkan  sebagian kelenjar intestinal &#13;
mulai terbentuknya ruang subepitel dan membrana  basalis sebagian tampak tidak &#13;
utuh,  sedangkan pada babi3 positif  terinfeksi  Ascaris suum  yang  hanya terjadi &#13;
infiltrasi sel radang pada gambaran histopatologi usus halus.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>48701</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-27 11:29:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-18 10:35:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>