<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="48655">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Hijrin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prarancangan pabrik selulosa asetat didirikan dengan menggunakan dissolving pulp sebagai bahan baku. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu dengan menggunakan metode acetic acid process. Kapasitas produksi pabrik selulosa asetat ini adalah 25.000 ton per tahun dengan hari kerja 330 hari pertahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 135 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Desa Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau dengan luas tanah 23.940 m2. Sumber air untuk pabrik selulosa asetat ini berasal dari air sungai yaitu sungai Kampar. Hasil analisa ekonomi yang yang diperoleh adalah sebagai berikut:  &#13;
1. Fixed Capital Investment  	= Rp     630.574.610.739 &#13;
2. Working Capital Investment 	= Rp     330.740.534.873 &#13;
3. Total Capital Investment  	= Rp     961.481.069.745 &#13;
4. Total Biaya Produksi  	= Rp   1.108.707.875.517 &#13;
5. Hasil Penjualan   		= Rp   1.393.403.799.270 &#13;
6. Laba bersih   		= Rp     213.521.942.815 &#13;
7. Pay Out Time (POT)  		= 3,5 tahun &#13;
8. Break Event Point (BEP)  	= 43% &#13;
9. Internal Rate of Return  	= 42%  &#13;
Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik selulosa asetat ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>48655</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-27 09:53:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-27 10:21:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>