<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="48621">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR RATU BIOGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DUA JENIS TANAMAN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA L. URBAN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT NANDA FITRIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cut Nanda Fitria. 1305101050132. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Ratu&#13;
Biogen terhadap Pertumbuhan Dua Jenis Tanaman Pegagan (Centella asiatica L. Urban).&#13;
Dibawah bimbingan Rita Hayati sebagai pembimbing utama dan Nurhayati sebagai&#13;
pembimbing anggota.&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
RINGKASAN &#13;
Tanaman pegagan (Centella asiatica L. Urban) adalah salah satu tanaman liar yang&#13;
banyak tumbuh di perkebunan, ladang dan tempat lainnya.  Tanaman pegagan yang berasal&#13;
dari Asia tropik, menyukai tanah yang lembab, cukup sinar atau terlindung dan dapat&#13;
ditemukan di dataran rendah dengan ketinggian 2500 m dpl (Heyne, 1987). Tanaman ini&#13;
dianggap sebagai gulma yang manfaatnya kurang diperhatikan. Padahal banyak&#13;
masyarakat yang memanfaatkan tanaman pegagan sebagai bahan obat penyembuh luka,&#13;
radang, reumatik, asma, wasir, demam dan penambah darah. Tanaman pegagan yang &#13;
digunakan yaitu pegagan jenis Malaysia dan jenis Aceh.  &#13;
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair&#13;
ratu biogen terhadap pertumbuhan dua jenis tanaman pegagan. Penelitian ini dilaksanakan&#13;
di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, yang dilaksanakan pada&#13;
bulan Desember 2017 - Maret 2018. Bahan yang digunakan adalah bibit pegagan jenis Malaysia &#13;
dan jenis Aceh yang diperoleh dari perkarangan rumah penduduk. Tanah yang berasal dari&#13;
indrapuri. Pot untuk penanaman sebanyak 48 polibag. Pupuk kandang sapi sebanyak 1800 g, sekam &#13;
dan pupuk organik cair ratu biogen sebanyak 24 ml/L air. Rancangan percobaan yang&#13;
digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x&#13;
2 dengan 3 ulangan. Adapun Faktor yang diteliti yaitu konsentrasi pupuk organik cair ratu&#13;
biogen terdiri atas 4 taraf yaitu, 0, 1, 2 dan 3 ml/L air dan jenis tanaman dengan 2 taraf&#13;
yaitu jenis Malaysia dan jenis Aceh. Parameter yang diamati yaitu jumlah daun dan&#13;
panjang tangkai daun umur 14, 28, 42, 56 dan 70 HST, jumlah anakan, bobot berangkasan&#13;
basah per pot dan bobot berangkasan kering per pot. &#13;
  Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk organik cair ratu biogen&#13;
berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun dan panjang tangkai daun umur 14, 28, 42,&#13;
56 dan 70 HST,  jumlah anakan, bobot berangkasan basah per pot dan bobot berangkasan&#13;
kering per pot. Perlakuan pupuk organik cair ratu biogen cenderung lebih baik dijumpai&#13;
pada konsentrasi 2 ml/L air terhadap pertumbuhan tanaman pegagan. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa jenis tanaman pegagan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah&#13;
daun umur 14 dan 28 HST, panjang tangkai daun umur 14, 28, 42, 56, dan 70 HST, jumlah&#13;
anakan dan bobot berangkasan basah per pot, serta berpengaruh nyata terhadap jumlah&#13;
daun umur 70 HST dan bobot berangkasan kering per pot, namun berpengaruh tidak nyata&#13;
terhadap jumlah daun umur 42 dan 56 HST dan luas daun. Perlakuan yang terbaik&#13;
dijumpai pada pegagan jenis Malaysia. Terdapat interaksi yang tidak nyata terhadap&#13;
jumlah daun umur 14, 28, 42, 56 dan 70 HST, panjang tangkai daun umur 14, 28, 42, 56&#13;
dan 70 HST, jumlah anakan, bobot berangkasan basah per pot dan bobot berangkasan&#13;
kering per pot. &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ORGANIC FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>48621</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-27 09:24:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-05 12:42:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>