PENGARUH PUPUK HAYATI BIOBOOST DAN PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGEAE L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PUPUK HAYATI BIOBOOST DAN PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGEAE L.)


Pengarang

Mittha Ulhair - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305101050041

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Mittha Ulhair. 1305101050041. Pengaruh Pupuk Hayati Bioboost dan Pupuk Guano
terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.). Dibawah
bimbingan Jumini sebagai pembimbing utama dan Nurhayati sebagai pembimbing anggota.

RINGKASAN
Tanaman kacang tanah (Arachis hypogeae L.) merupakan komoditas agrobisnis yang
memiliki nilai ekonomi cukup tinggi dan salah satu sumber protein dan lemak dalam pola
pangan masyarakat Indonesia. Kebutuhan kacang tanah dari tahun ke tahun terus mengalami
peningkatan sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia, kebutuhan gizi
masyarakat, diversifikasi pangan, serta meningkatnya kapasitas industry pakan dan makanan
di Indonesia. Namun produksi kacang tanah dalam negeri belum mencukupi kebutuhan
Indonesia yang masih memerlukan impor dari luar negeri. Oleh sebab itu pemerintah masih
terus berupaya untuk meningkatkan produksi melalui intensifikasi, perluasan areal
pertanaman dan penggunaan pemupukan yang tepat.
Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah
Kuala Darussalam Banda Aceh, yang dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Deptember
2017. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak
Kelompok pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan. Adapun faktor yang diteliti yaitu
konsentrasi pupuk hayati bioboost dengan 4 taraf yaitu 0, 5, 7,5 dan 10 ml/L air dan dosis
pupuk guano dengan 3 taraf yaitu 0, 10, dan 20 ton/ha. Parameter yang diteliti yaitu tinggi
tanaman 21 dan 28 HST, berat polong pertanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah
polong bernas pertanaman, jumlah polong hampa per tanaman, berat 100 butir biji dan
potensi hasil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk hayati bioboost berpengaruh
sangat nyata terhadap jumlah polong per tanaman, namun berpengaruh tidak nyata terhadap
tinggi tanaman umur 14, 21, dan 28 HST, jumlah polong bernas per tanaman, berat 100 butir
biji, berat biji per tanaman, potensi hasil, berat polong per tanaman, dan jumlah polong
hampa per tanaman. Jumlah polong yang lebih banyak terdapat pada konsentrasi pupuk
hayati bioobost10 ml/L air. Hasil penelitiaan juga menunjukkan dosis pupuk guano
berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah polongbernas per tanaman, berpengaruh nyata
terhadap jumlah polong, berat biji per tanaman, dan potensi hasil dan berpengaruh tidak nyata
terhadap tinggi tanaman umur 14, 21, dan 28 HST, berat polong per tanaman, jumlah polong
hampa per tanaman dan berat 100 butir biji. Hasil tanaman kacang tanah tertinggi dijumpai
padadosis pupuk guano 20 ton/ha. Terdapat interaksi yangsangat nyata terhadap berat biji per
tanaman, dan potensi hasil. Interaksi yang nyata terhadap jumlah polong per tanaman dan
berat 100 butir biji. Terdapat interaksi yang tidak nyata terhadap tinggi tanaman 14, 21, 28
HST, berat polong per tanaman, jumlah polong bernas per tanaman, dan jumlah polong
hampa per tanaman.Pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah terbaik dijumpai pada
perlakuan kombinasi antara konsentrasi pupuk hayati bioboost 5 ml/L air dengan dosis pupuk
guano 20 ton/ha

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK