<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="48417">
 <titleInfo>
  <title>UJI KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) TERHADAP SERANGAN HAMA BOLENG (CYLAS FORMICARIUS F.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DINDA KARTIKA M</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Boleng (Cylas formicarius F.) merupakan hama utama yang menyerang pertanaman ubi jalar dan menyebabkan kehilangan hasil antara 10-80% tergantung lokasi. Pengendalian hama ini umumnya menggunakan insektisida kimia, namun memiliki dampak negatif bagi manusia dan lingkungan. Upaya pengendalian yang dilakukan yaitu menggunakan  varietas tahan. Varietas tahan merupakan salah satu metode pengendalian hama terpadu (PHT) yang murah, mudah dan ramah lingkungan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketahanan varietas ubi jalar dari serangan C. formicarius. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan dengan varietas Antin-1, Cangkuang, Sari, Kalasan, Cilembu, dan Ayamurasaki serta diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa varietas Sari memiliki hasil bobot umbi per tanaman dan bobot umbi layak pasar tertinggi dibandingkan varietas lainnya sedangkan bobot terendah pada varietas Cilembu. Populasi hama terendah terdapat pada varietas Ayamurasaki. Intensitas serangan terendah terdapat pada verietas Cilembu dan varietas Ayamurasaki serta termasuk kategori serangan sangat ringan dan kriteria ketahanan tahan. Intensitas serangan dan populasi hama tertinggi terdapat pada varietas Cangkuang dan termasuk ke dalam kategori serangan ringan serta kriteria ketahanan agak tahan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PEST CONTROL</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PLANT DISEASES - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PESTS - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>48417</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-26 12:19:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-02 10:37:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>