<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="48349">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS DOSI MIKORIZA GIGASPORA SP. TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) PADA TANAH ANDISOL BURNI TELONG KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZETI FEBRIANA J</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Zeti Febriana Jayanti. 1305101050072. Efektifitas Dosis Mikoriza Gigaspora sp.&#13;
terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Cabai (Capsicum annuum L.) pada&#13;
Tanah Andisol Burni Telong Bener Meriah dibawah bimbingan Syamsuddin sebagai&#13;
ketua dan Syafruddin sebagai anggota. &#13;
xi&#13;
&#13;
&#13;
Ringkasan &#13;
&#13;
 Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana pengaruh dosis mikoriza&#13;
Gigaspora sp. dan varietas cabai serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan&#13;
hasil pada tanah Andisol Burni Telong Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini dilakukan&#13;
di Kebun Percobaan, Rumah Kaca dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas&#13;
Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai&#13;
September 2017. &#13;
 Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 3&#13;
dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah dosis mikoriza (D) dan varietas cabai (V).&#13;
Adapun peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang&#13;
produktif, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat basah akar, berat kering akar,&#13;
jumlah buah, berat buah, panjang buah dan infeksi mikoriza.&#13;
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis mikoriza berpengaruh sangat nyata&#13;
terhadap tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45, diameter batang umur 15, 30 dan 45, berat&#13;
basah tanaman, berat basah akar, berat kering akar, dan infeksi mikoriza, akan tetapi&#13;
berpengaruh nyata terhadap berat buah, panjang buah dan jumlah cabang produktif.&#13;
Namun dosis mikoriza tidak berpengaruh nyata terhadap berat kering tanaman dan jumlah&#13;
buah. Adapun dosis mikoriza terbaik dijumpai pada dosis mikoriza 10 g/tanaman.&#13;
Perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45&#13;
,berat basah akar tanaman, berat kering akar tanaman, jumlah buah, berat buah, panjang&#13;
buah dan jumlah cabang produktif, akan tetapi berpengaruh nyata terhadap berat basah&#13;
tanaman dan berat kering tanaman. Varietas tidak berpengaruh nyata terhadap diameter&#13;
batang 15, 30 dan 45, dan infeksi mikoriza. Adapun varietas  cabai terbaik dijumpai pada&#13;
varietas LADO F1. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara perlakuan dosis mikoriza&#13;
dengan varietas cabai terhadap diameter batang umur 15, 30 dan 45, jumlah cabang&#13;
produktif, berat buah dan panjang buah, akan tetapi berpengaruh nyata terhadap tinggi&#13;
tanaman umur 30 dan berat kering tanaman. Namun tidak terdapat interaksi yang nyata&#13;
terhadap tinggi tanaman umur 15 dan 45, berat basah tanaman, berat basah akar tanaman, &#13;
berat kering akar tanaman, jumlah buah dan infeksi mikoriza pada tanaman cabai. Adapun&#13;
interaksi terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai dalam penelitian ini&#13;
dijumpai pada kombinasi dosis mikoriza 10 g/tanaman dengan varietas LADO F1.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FERTILIZER</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FUNGI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL FERTILITY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>48349</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-26 10:12:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-01 10:09:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>