<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="48269">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP KADAR ANTIOKSIDAN PADA BEBERAPA VARIETAS TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bella Reizkina Dindi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan iklim menyebabkan terjadinya cekaman terhadap lingkungan seperti&#13;
seringnya muncul kemarau panjang, hujan, dingin, temperatur tinggi/rendah, dan&#13;
kelembaban yang tinggi/rendah. Hal ini memberikan dampak terbatasnya produksi pada&#13;
tanaman budidaya terutama tanaman serealia seperti padi. Produksi tanaman padi dibatasi&#13;
oleh tidak tersedianya air atau kekeringan (Bantacut, 2012). Keadaan ini perlu diantisipasi&#13;
dengan pemilihan varietas unggul dan lokal yang memiliki potensi untuk mengatasi&#13;
kekeringan. Hal ini dapat dilihat dari kadar dan jenis antioksidan yang terdapat pada&#13;
varietas unggul dan varietas lokal.&#13;
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh cekaman kekeringan terhadap&#13;
kadar antioksidan pada beberapa varietas tanaman padi yang dilakukan di Laboratorium&#13;
Analisis Pangan dan Hasil Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala mulai dari&#13;
bulan Maret hingga April 2018. Alat-alat yang digunakan pada penelitian ini mortar, vortex&#13;
mixer, tabung reaksi, gelas ukur, pipet ukur, aluminium foil, kertas saring, mikropipet,&#13;
spektrofotometer, kertas label, timba, tissue, kamera, gunting, dan alat tulis. Sedangkan&#13;
bahan-bahan yang digunakan antara lain daun padi yang telah mengalami cekaman&#13;
kekeringan (varietas Situ Patenggang, Sanbei, dan IR64), larutan methanol, larutan&#13;
Na2CO3, reagent Folin Ciocalteu, Gallic acid, larutan NaNO2, larutan AlCl3, larutan 1 N&#13;
NaOH, Quersetin, larutan DPPH, alkohol, dan aquadest.&#13;
Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Petak Terbagi 3 x&#13;
3 yang diulang sebanyak tiga kali. Petak utamanya adalah cekaman kekeringan yaitu 0&#13;
kPa, -35 kPa, dan -70 kPa. Sedangkan anak petaknya adalah jenis varietas padi yaitu&#13;
varietas Situ Patenggang, Sanbei, dan IR64. Adapun peubah yang diamati adalah&#13;
Persentase Aktivitas Antioksidan dengan metode DPPH, Total Fenol, dan Total Flavonoid.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga jenis varietas yang diteliti, varietas&#13;
Situ Patenggang memiliki kadar antioksidan yang paling tinggi yaitu pada kondisi&#13;
cekaman kekeringan -35 kPa dan -70 kPa. Hal ini menyebabkan varietas Situ Patenggang&#13;
berpotensi secara biokimia dalam mengatasi kondisi cekaman kekeringan berdasarkan&#13;
antioksidan yang dikandungnya. Varietas Sanbei memiliki perilaku yang mirip dengan&#13;
varietas unggul Situ Patenggang yang merupakan pembanding positif, ini menandakan&#13;
varietas Sanbei mempunyai kemampuan beradaptasi dengan kekeringan bila dilihat dari&#13;
kadar antioksidannya. Hal ini sejalan dengan penelitian Yugi (2013) bahwa Situ&#13;
Patenggang merupakan varietas yang tahan terhadap kekeringan dan masih mampu&#13;
berproduksi walaupun hasilnya rendah. Perilaku antioksidan pada varietas Sanbei yang&#13;
diteliti, memiliki rata-rata kadar antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan&#13;
varietas IR64 yang merupakan kontrol negatif. Sehingga varietas Sanbei dapat digunakan&#13;
sebagai varietas yang tahan terhadap cekaman kekeringan dengan kadar antioksidan yang&#13;
tinggi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FERTILIZER</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FUNGI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL FERTILITY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>48269</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-25 16:58:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-29 09:45:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>