ANALISIS SISTEM PEMASARAN CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS SISTEM PEMASARAN CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

ARIE NAUFAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305102010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Cengkeh saat ini menjadi komoditi andalan daerah Provinsi Aceh selain pala, lada, nilam dan tebu. Beberapa daerah yang menjadi sentral, salah satunya adalah Kecamatan Lhoknga. Banyak permasalahan yang dihadapi oleh para petani diantaranya harga yang fluktuatif serta daya tawar yang rendah. Peran lembaga-lembaga pemasaran juga menetukan efektivitas suatu sistem pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat fungsi pemasaran cengkeh didaerah penelitian, selain itu juga untuk melihat marjin pemasaran dan pola pemasaran yang paling menguntungkan bagi petani cengkeh di Kecamatan Lhoknga. Penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif kualitatif. Teknik pengambilan sampel petani menggunakan purposive sampling dan untuk lembaga pemasaran menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi pemasaran yang dilakukan oleh petani meliputi fungsi pertukaran berupa kegiatan penjualan. fungsi fisik berupa pengolahan (penjemuran), penyimpanan dan pengangkutan. Fungsi fasilitas berupa perolehan informasi pasar. Fungsi pemasaran yang dilakukan oleh lembaga pemasaran relatif sama yaitu fungsi pertukaran berupa pembelian dan penjualan. Fungsi fisik berupa penyortiran, penjemuran, penyimpanan, dan pengangkutan. Fungsi fasilitas yaitu jaminan harga dengan perjanjian tertentu, dan informasi pasar. Marjin pemasaran dan nilai farmer share pada saluran pemasaran I yang melibatkan petani, pedagang pengumpul desa, pedagang pengumpul kota, dan konsumen (supplier) memiliki marjin total pemasaran sebesar Rp. 7000 per kg dengan nilai farmer share 92,63%. Pada saluran II yang melibatkan petani, pedagang pengumpul kecamatan, dan konsumen (supplier) menghasilkan marjin total sebesar Rp. 5000 per kg dengan nilai farmer share 94,73%. pada saluran III yang melibatkan petani, pedagang pengumpul kota, dan konsumen (supplier) menghasilkan marjin total sebesar Rp. 3000 per kg dengan nilai farmer share 96,84%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK