<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="48203">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI DAN IDENTIFIKASI RIZOBAKTERI YANG BERPOTENSI SEBAGAI AGEN BIOKONTROL TERHADAP RIGIDOSPORUS MICROPORUS PADA TANAMAN PALA (MYRISTICA FRAGRANS) MELALUI UJI IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Khairanisyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Putri Khairanisyah. 1405101050010. Eksplorasi dan identifikasi rizobakteri yang&#13;
berpotensi sebagai agen biokontrol terhadap Rigidosporus microporus pada tanaman pala&#13;
(Myristica fragrans) melalui uji in vitro. di bawah bimbingan Syamsuddin sebagai ketua&#13;
dan Tjut Chamzurni sebagai anggota. &#13;
&#13;
RINGKASAN &#13;
Pala merupakan komoditi pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan&#13;
memegang peranan yang sangat penting bagi perekonomian masyarakat. Indonesia&#13;
menjadi pemasok kebutuhan pala terbesar di dunia dengan pangsa mencapai 60-75%.&#13;
Tanaman pala memiliki manfaat yaitu daging buah sebagai manisan atau asinan,&#13;
sedangkan biji dan fulinya (bunga pala) sebagai pembuatan sosis, makanan kaleng dan&#13;
pengawet ikan serta hasil penyulingan pala digunakan sebagai bahan baku dalam industri&#13;
sabun, parfum dan obat-obatan. Namun, sehubungan dengan permintaan pasar yang luas&#13;
dan manfaat dari pala yang sangat banyak, maka perlu dilakukan peningkatan produksi&#13;
terhadap tanaman pala dari segi kualitas dan kauntitas. Rendahnya produksi pala&#13;
disebabkan oleh minimnya perawatan dan banyak tanaman yang sudah berumur tua serta&#13;
penggunaan bibit yang kurang baik.  &#13;
Penelitian bertujuan untuk mendapatkan isolat rizobakteri yang mampu berperan&#13;
sebagai kandidat agen biokontrol dalam menghambat patogen Rigidoporus microprus pada&#13;
tanaman pala secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi&#13;
Benih Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam&#13;
Banda Aceh. Pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan Maret sampai Mei 2018.  &#13;
Penelitian ini menggunakan metode eksploratif deskriptif yaitu metode penelitian&#13;
dengan pemecahan masalah yang digali secara luas berdasarkan fakta-fakta yang terjadi di&#13;
lapangan. Metode ini digunakan pada tahap mengisolasi rizobakteri kandidat agen&#13;
biokontrol, sedangkan metode eksperimen yaitu uji antagonis rizobakteri hasil isolasi yang&#13;
diperoleh sebanyak 44 isolat rizobakteri dengan patogen penyebab JAP pada media PDA&#13;
secara in vitro. Rancangan yang digunakan pada uji antagonis rizobakteri dengan patogen&#13;
adalah Rancangan Acak Lengkap non faktorial. Faktor yang diteliti yaitu isolat rizobakteri,&#13;
dengan taraf yang terdiri dari 18 isolat rizobakteri yang diulang sebanyak 3 kali sehingga&#13;
terdapat 54 unit satuan percobaan. Rizobakteri yang digunakan merupakan rizobakteri&#13;
hasil isolasi yang telah diuji daya hambat sebagai kandidat agen biokontrol. Isolat&#13;
rizobakteri kandidat agen biokontrol diuji kemampuan antagonisnya dengan patogen penyebab JAP dimana rizobakteri diberi simbol R dan jamur patogen diberi simbol P.&#13;
Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pesentase penghambatan rizobakteri&#13;
terhadap pertumbuhan koloni patogen, laju penghambatan rizobakteri terhadap&#13;
pertumbuhan koloni patogen dan karakteristik morfologi rizobakteri agen biokontrol. &#13;
Hasil penelitian menunujukkan bahwa pengujian 18 isolat rizobakteri kandidat&#13;
agen biokontrol mampu dalam menghambat pertumbuhan koloni patogen Rigidoporus&#13;
microporus secara in vitro. Isolat rizobakteri paling baik dalam menghambat patogen&#13;
Rigidoporus microporus yaitu AP 5/7 dengan penghambatan 74,44.% serta ciri-ciri bentuk&#13;
permukaan koloni cembung, berwarna putih, bentuk pinggiran koloni tidak rata dan AP 8/2&#13;
dengan penghambatan 61,11% serta ciri-ciri bentuk permukaan koloni rata, berwarna&#13;
putih, bentuk pinggiran koloni tidak rata. Isolat rizobakteri yang memiliki daya hambat&#13;
paling rendah yaitu AP 3/10 dengan penghambatan 40,00 % (</note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTMEG</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SEEDLING-NURSERY PRODUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>48203</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-25 14:41:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-28 09:26:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>