PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT TIPE STEMI DAN NSTEMI/UAP DI RSUDZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT TIPE STEMI DAN NSTEMI/UAP DI RSUDZA BANDA ACEH


Pengarang

Raisa Arliza Azhar Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101010054

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.123

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sindrom koroner akut merupakan penyakit jantung nomor satu penyebab kematian terbesar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Perubahan yang diakibatkan oleh sindrom koroner akut baik tipe STEMI dan NSTEMI/UAP tidak hanya dalam aspek fisiologis, namun juga aspek psikologis berupa peningkatan kecemasan pada penderitanya. Peningkatan kecemasan ini umumnya tidak terdiagnosis oleh dokter dan dapat memberikan efek negatif pada hasil penyakit jantung serta perburukan prognosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan pada pasien sindrom koroner akut tipe STEMI dan NSTEMI/UAP di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan potong lintang. Penelitian dilakukan di ruang rawat penyakit jantung Geulima II RSUDZA Banda Aceh sejak bulan September hingga Desember 2013. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang mengalami sindrom koroner akut baik tipe STEMI dan NSTEMI/UAP di RSUDZA Banda Aceh. Sampel berjumlah 72 orang, yaitu sebanyak 36 untuk masing-masing kelompok STEMI dan NSTEMI/UAP. Pengambilan sampel dengan teknik concecutive sampling dan menggunakan kuisioner DASS untuk pengukuran tingkat kecemasannya. Analisa data menggunakan uji chi-square didapatkan hasil pada kelompok STEMI 50,0% pasiennya berada pada tingkat kecemasan berat dan sangat berat, serta pada kelompok NSTEMI/UAP tingkat kecemasan sedang menempati posisi tertinggi dengan presentase 44,4%, dimana nilai p>0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara tingkat kecemasan pasien sindrom koroner akut tipe STEMI dan NSTEMI/UAP.
Kata kunci: sindrom koroner akut, STEMI, NSTEMI, UAP, tingkat kecemasan, kuisioner DASS

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK