PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MASALAH PADA MATERI REAKSI REDOKS DI KELAS X SMAN 9 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MASALAH PADA MATERI REAKSI REDOKS DI KELAS X SMAN 9 BANDA ACEH


Pengarang

Maulidayani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406103040014

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Maulidayani. 2018. Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Masalah pada Materi Reaksi Redoks di Kelas X SMAN 9 Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:

(1 ) Dra.Latifah Hanum,M. Si., (2) Ratu Fazlia Inda Rahmayani, S. Pd.,M. Sc
Kata Kunci: LKPD, berbasis masalah, reaksi redoks

Telah dilakukan penelitian “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Masalah Pada Materi Reaksi Redoks di Kelas X SMAN 9 Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis masalah dan mendeskripsikan tanggapan peserta didik dan guru terhadap LKPD yang digunakan pada pembelajaran materi redoks yang telah dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari lima tahapan pengembangan, yaitu (1) Analisis (Analyze), (2) Perancangan (Design), (3) Pengembangan (Develop), (4) Implementasi (Implement), dan (5) Evaluasi (Evaluate) dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIA 1 yang berjumlah 20 orang dan 1 orang guru. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket analisis kebutuhan, lembar penilaian kelayakan LKPD dan angket tanggapan. Angket analisis kebutuhan diberikan kepada peserta didik, lembar penilaian kelayakan LKPD diberikan kepada 2 orang validator, dan angket tanggapan diberikan kepada peserta didik dan guru setelah menggunakan LKPD. Hasil analisis data menunjukkan bahwa LKPD berbasis masalah telah memenuhi kriteria yang baik. Berdasarkan penilaian kelayakan LKPD oleh 2 orang validator mendapat persetase sebesar 93,42% dengan kategori sangat layak. Tanggapan peserta didik diperoleh persentase sebesar 81,04% dengan kategori sangat setuju, dan hasil tanggapan guru diperoleh persentase sebesar 92,5% dengan kategori sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis masalah yang telah dikembangkan sudah layak diterapkan pada peserta didik di SMA/MA sebagai bahan ajar cetak di sekolah.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK