OPTIMASI PEMBUATAN GELATIN BERBAHAN DASAR LIMBAH KULIT DAN SISIK IKAN TUNA (THUNNUS SP.) SEBAGAI SUMBER GELATIN HALAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

OPTIMASI PEMBUATAN GELATIN BERBAHAN DASAR LIMBAH KULIT DAN SISIK IKAN TUNA (THUNNUS SP.) SEBAGAI SUMBER GELATIN HALAL


Pengarang

Nanda Syafira Maulida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405105010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Gelatin merupakan suatu jenis protein yang diperoleh dari hidrolisis parsial kolagen. Gelatin juga merupakan produk alami yang larut dan bisa bersifat sebagai gelling agent (bahan pembuat gel) atau sebagai non gelling agent. Hewan yang menjadi sumber gelatin terbesar saat ini adalah babi dan kulit sapi, yaitu 46% dan 29,4% dari produksi gelatin dunia. Sumber gelatin yang tidak halal menjadi permasalahan bagi umat muslim di dunia, sehingga perlu dicari sumber lain yang halal dan dapat diterima oleh semua agama. Ikan tuna (Thunnus sp.) merupakan salah satu sumber yang potensial untuk dijadikan bahan baku alternatif pembuatan gelatin dan merupakan jenis ikan yang banyak dihasilkan perairan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi pembuatan gelatin dari kulit dan sisik ikan tuna (Thunnus sp.) hingga dihasilkan gelatin dengan mutu yang baik. Penelitian dilakukan dengan 3 variabel independen (bebas) yaitu [NaOH] (A), [asam sitrat] (B) dan suhu ekstraksi (C) yang akan diuji pada 5 level (-?, -1, 0, 1, ?) berbeda. Variabel dependen (respon) yang dianalisis dalam penelitian ini adalah rendemen, kekuatan gel, viskositas, aktivitas emulsi, kapasitas busa, pH, kadar air, kadar abu dan kadar protein. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rendemen berkisar 16,9-25,6%, kekuatan gel berkisar 259,50-389,83 g Bloom, viskositas 1,53-2,57 cP, aktivitas emulsi berkisar 21,68-40,62 m2/g, kapasitas busa berkisar 80-280%, pH berkisar 3,80-4,70, kadar air berkisar 4,05-12,68%, kadar abu 2,20-5,05% dan kadar protein berkisar 71,79-83,88%. Proses optimasi selanjutnya dilakukan menggunakan formulasi yang direkomendasikan sebagai solusi optimum ekstraksi yaitu [NaOH] 0,15%, [asam sitrat] 1% dan suhu ekstraksi 50oC dan menghasilkan gelatin dengan nilai rendemen 24,48%, kekuatan gel 252,33 g Bloom, viskositas 2,6 cP, aktivitas emulsi 37,67 m2/g, kapasitas busa 136,67%, pH 4,26 kadar air 3,9% , kadar abu 1,04%, dan kadar protein 75,79%.

Kata kunci : Gelatin, ikan tuna, optimasi, rendemen gelatin.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK