Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KEKALAHAN PASANGAN SARJANI ABDULLAH – M. IRIAWAN DALAM PILKADA SERENTAK TAHUN 2017 DI KABUPATEN PIDIE
Pengarang
USWATUL KHAIRAT - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1310103010077
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah, atau Pilkada merupakan kegiatan untuk memilih kepala daerah yang diusulkan oleh partai politik (Parpol) atau perseorangan (Independen). Pada Pilkada serentak 15 Februari 2017, Kabupaten Pidie ikut melaksanakan Pilkada untuk memilih Bupati dan Waki lBupati Periode 2017-2022. Dimana pasangan petahana yang diusung oleh Partai Aceh dalam Pilkada yang lalu mengalami kekalahan yaitu pasangan Sarjani Abdullah dan M. Iriawan.SE. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekalahan pasangan sarjani Abdullah dan M. Iriawan pada Pilkada Serentak Tahun 2017 di Kabupaten Pidie dan mengetahuMarketing Politik Pasangan Sarjani Abdullah – M. Iriawan, SE. Tidak Efektif Pada Pilkada Tahun 2017 di Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Tehnik analisis data pada penelitian lapangan di gunakan untuk memperoleh data primer yang langsung diperoleh dari sumber data pertama dilokasi penelitian, sedangkan untuk memperoleh data sekunder berdasarkan buku – buku, jurnal dan bacaan terkait lainya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekalahan pasangan Sarjani Abdullah – M. Iriawan karena menurunnya tingkat kepercayaan dari masyarakat terhadap kepemimpinan pasangan Sarjani Abdullah dan M. Iriawan,SE. Serta kekalahan pasangan Sarajani Abdullah dan M. Iriawan juga disebabkan pecahnya dukungan dari personal elit GAM yang beralih dukungan sebagian kepada pasangan Abusyik (Roni Ahmad), dinilai karena kurangnya kepuasan pada kepemimpin Sarjani Abdullah dan M. Iriawan periode tahun 2012 -2017. Permasalahan lainnya yaitu kurang efektifnya Marketing politik Sarjani Abdullah – M. Iriawan untuk menawarkan produk berupa visi dan misi sehingga masyarakat tidak kembali terkesan terhadap pasangan Sarjani Abdullah-M.Iriawan.Perbedaan marketing politik tersebut pada akhirnya dapat mengantar akan pasanganRoni Ahmad - Fadhlullah T.M. Daud S.T.sebagai Bupati danWakil Bupati Pidie periode 2017-2022.
Kata Kunci: Pilkada,Marketing Politik, Elektabilitas, Sarjani Abdullah dan M. Iriawan.
Tidak Tersedia Deskripsi
DUKUNGAN RELAWAN SARJANI ABDULLAH BAGI CALON INCAMBENT BUPATI PIDIE PADA PILKADA 2017 (Munawir, 2018)
KEMENANGAN CALON DARI PARTAI ACEH PADA PEMILUKADA TAHUN 2012 DI KABUPATEN PIDIE (ANNAS RIZALDI, 2014)
ANALISIS KETERLIBATAN LOCAL STRONGMAN DALAM KETERPILIHAN SARJANI ABDULLAH PADA PILKADA 2024 DI KABUPATEN PIDIE (AULIA URRAHMAN, 2026)
KEMENANGAN PASANGAN INDEPENDEN RONI AHMAD DAN FADHLULLAH T.M. DAUD PADA PILKADA 2017 DI KABUPATEN PIDIE (Irvanda Syahputra, 2019)
TINGKAT KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PARTAI ACEH (MIRZAHRIANSYAH, 2018)