INDUSTRIALISASI PUSAT WISATA DI KOTA SABANG (STUDI KASUS DI GAMPONG IBOIH KECAMATAN SUKAKARYA SABANG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

INDUSTRIALISASI PUSAT WISATA DI KOTA SABANG (STUDI KASUS DI GAMPONG IBOIH KECAMATAN SUKAKARYA SABANG)


Pengarang

Marela Sandi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410101010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian Industrialisasi Pusat Wisata di Kota Sabang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan sosial dan dampak-dampak industri pariwisata pada masyarakat lokal serta untuk mengetahui kesiapan masyarakat gampong Iboih dalam menerima industrialisasi wisata. Penelitian ini menggunakan teori Marx Weber perkembangan/teori linear untuk menganalisis perubahan sosial yang terjadi. Metode yang di gunakan adalah kualitatif . Subjek penelitian yaitu warga gampong Iboih. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa: 1.) Masyarakat lokal Gampong Iboih telah mempersiapkan diri untuk menghadapi industrialisasi pariwisata dengan mengikuti pelatihan-pelatihan kepariwisataan yang diadakan oleh pemrintah. 2.) Dampak perubahan sosial yang terjadi di Gampong Iboih yaitu dampak positif dengan adanya pariwisata telah membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, dapat meningkatkan pendapatan ekonomi, mampu menguasai bahasa asing. Sedangkan dampak negatif industri pariwisata yaitu, luntur nya budaya lokal akibat masuknya budaya luar 3.) Bentuk-bentuk perubahan yang terjadi yaitu perubahan segi sosial dan budaya. Bentuk perubahan secara sosial yaitu terjadinya perubahan struktur sosial masyarakat lokal dengan beralihnya sektor pekerjaan dari petani atau nelayan ke sektor pariwisata, meningkatnya keinginan untuk berpendidikan. Sedangkan perubahahan budaya yaitu terjadinya perkawinan antara dua unsur budaya yang berbeda, perubahan pada penggunaan bahasa, serta perubahan cara berpakaian dan perubahan perilaku di dalam keluarga dan lingkungan sosialnya.

Kata kunci :Industrialisasi pariwisata, Perubahan sosial, Interaksi sosial





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK