<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="47785">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN EKS PEKERJA DI MALAYSIA TERHADAP MOBILITAS SOSIAL (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN AIR JOMAN, KABUPATEN ASAHAN, SUMATERA UTARA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Sekar Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Himpitan ekonomi serta penghasilan yang tidak mencukupi memotivasi seseorang untuk menjadi pekerja di Malaysia dengan tujuan dapat meningkatkan status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Eks pekerja di Malaysia terhadap mobilitas sosial. Hipotesis dalam penelitian ini: 1) Ha: Terdapat hubungan bahwa dengan menjadi pekerja di Malaysia dapat menciptakan mobilitas sosial vertikal. 2) H0: Tidak terdapat hubungan bahwa dengan menjadi pekerja di Malaysia dapat menciptakan mobilitas sosial vertikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel diperoleh dengan cara menggunakan teknik snowball sampling. Untuk menganalisis penelitian, peneliti menggunakan teori yang dikemukakan oleh Paul B. Horton dan Chester L. Hunt mengenai mobilitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Mobilitas sosial yang terjadi pada eks pekerja di Malaysia didominasi oleh mobilitas sosial vertikal. Hal ini dapat dilihat dari perubahan penghasilan dan pekerjaan masyarakat setelah menjadi pekerja di Malaysia. Dilihat dari penghasilan masyarakat sebelum menjadi pekerja di Malaysia sebanyak 64% berada pada posisi Rp.1.100.000-1.500.000 kemudian setelah menjadi pekerja di Malaysia sebanyak 52% berpenghasilan Rp.3.600.000-4.000.000. Kemudian dari segi pekerjaan dapat dilihat dari pekerjaan sebelum menjadi pekerja di Malaysia, sebanyak 64% bekerja sebagai tenaga lepas kemudian setelah menjadi pekerja di Malaysia sebanyak 32% menjadi pedagang besar serta pengusaha. 2) Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji Chi-square didapatkan nilai p value 0,048 yang berarti value</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WORKERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIAL MOBILITY</topic>
 </subject>
 <classification>305.513</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>47785</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-22 10:23:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-02 11:34:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>