EFEKTIVITAS ADSORPSI ION MERKURI (II) MENGGUNAKAN ALTERNATIF ADSORBEN BUTIRAN KERIKIL PUTIH YANG TERLAPISI KITOSAN PADA PENJERNIH AIR PORTABLE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEKTIVITAS ADSORPSI ION MERKURI (II) MENGGUNAKAN ALTERNATIF ADSORBEN BUTIRAN KERIKIL PUTIH YANG TERLAPISI KITOSAN PADA PENJERNIH AIR PORTABLE


Pengarang

Eily Wahyuni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206103040044

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Penerbit

Banda Aceh : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRGA FAKULTAS KEGURUA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci: butiran kerikil putih, penyaring air portable, kitosan, adsorpsi, batch, kolom, filtrasi

Telah dirancang suatu kolom pada penyaring air portable berisi adsorben butiran kerikil putih yang tersalut kitosan untuk menyaring air. Studi ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar Hg(II) menggunakan adsorben butiran kerikil putih tersalut kitosan yang dapat digunakan sebagai alternatif adsorben pada penyaring air portable. Alternatif adsorben ini dibuat dari batu putih hias yang dihancurkan menjadi butiran-butiran berukuran 200 mesh. Setelah dicuci sampai bersih dan disalut dengan larutan kitosan, butiran-butiran kerikil putih yang tersalut kitosan diuji daya serapnya terhadap Hg(II) dengan proses adsorpsi melalui metode batch dan kolom dan dianalisis kadar Hg(II) dengan spektrofotometer serapan atom (SSA). Pada metode kolom butiran-butiran ini dimasukkan ke dalam kolom berukuran lebar 5,4 cm dan tinngi 7 cm. Kolom adsorben ini selanjutnya dialiri 12 L larutan Hg(II) 10 ppm sebagai sampel air yang terkontaminasi logam berat. Dengan mengatur keran kolom, filtrat-filtrat dikumpulkan dalam interval waktu 5, 15, 20, 25, 45, 50 dan 55 menit untuk diukur konsentrasi Hg(II) setelah melewati kolom. Percobaan juga dilakukan pada adsorben arang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kontak optimum dari metode batch untuk adsorben butiran kerikil putih yang tersalut kitosan yaitu 25 menit dengan persentase adsorpsi 64,764 %. Hasil penyaringan air menggunakan filter alternatif butiran kerikil putih yang tersalut kitosan efektif menurunkan Hg(II) hingga 36,458 % selama 55 menit dengan laju 5,15 mL/menit.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK