<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4759">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENINGKATAN RISIKO TERSANGKA TUBERKULOSIS PARU RESISTENSI GANDA DENGAN DIABETES MELITUS DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarifah Chaula Amrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tuberkulosis paru resistensi ganda (Multidrug-resistant Tuberculosis/MDR-TB) masih merupakan masalah terbesar terhadap pencegahan dan pemberantasan TB di dunia. Kegagalan ini dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti rendahnya tingkap kepatuhan minum obat dan/atau karena adanya penyakit penyerta seperti HIV/AIDS dan DM. Saat ini, DM merupakan salah satu komorbid yang sering sekali ditemukan menyertai pasien MDR-TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peningkatan risiko dan Risiko Relatif (RR) MDR-TB pada pasien TB dengan DM di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian studi cohort retrospective dengan desain deskriptif analitik. Pengambilan data akan dilakukan menggunakan data sekunder dari rekam medik Poliklinik Paru RSUDZA mulai periode Januari 2012-Oktober 2013. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 80 orang yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok tersangka MDR-TB dan kelompok bukan tersangka MDR-TB sebagai kontrol. Karakteristik sampel digambarkan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Data penelitian dianalisis dengan uji statistik Chi-Square (CI = 95%) dan ditentukan juga Risiko Relatif (RR) dari variabel terkait. Dari total 80 pasien, sebanyak 51,3% disertai komorbid DM dan uji Chi-Square dengan CI = 95% menunjukkan bahwa variabel independen (DM) tidak berpengaruh terhadap risiko MDR-TB (p&gt;0,05). Risiko Relatif (RR) yang didapatkan sebesar 1,2 kali. Diabetes melitus tidak berhubungan dengan peningkatan risiko tersangka MDR-TB. Pasien DM hanya memiliki risiko 1,2 kali untuk menjadi tersangka MDR-TB.&#13;
&#13;
Kata kunci : Tuberkulosis, MDR-TB, Diabetes Melitus</note>
 <subject authority="">
  <topic>PULMONARY TUBERCULOSIS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>4759</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-03-24 17:33:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-12 15:34:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>