Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH PEMBERIAN SIMVASTATIN TERHADAP KADAR ALKALIN FOSFATASE SERUM DAN JUMLAH OSTEOBLAS PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR FRAKTUR FEMUR DENGAN DISLIPIDEMIA
Pengarang
Dr. Andri Feisal Nasution - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1307601010008
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
617.15
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pendahuluan: Proses penyembuhan fraktur femur dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya dislipidemia dan peningkatan produksi ROS. Peningkatan produksi ROS menyebabkan hambatan diferensiasi osteoblast dan kadar alkalin fosfatase (ALP). Simvastatin selain memiliki efek sebagai anti dislipidemia juga dapat mempercepat proses penyembuhan tulang, melalui peningkatan Bone specific alkaline phosphatase (BSAP). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian simvastatin terhadap kadar alkalin fosfatase serum dan jumlah sel osteoblas tikus putih (Rattus novergicus) strain Wistar fraktur femur dengan dislipidemia.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan Post Test-Only Control Group Design. Sebanyak 25 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) strain Wistar jantan, berumur 4-5 bulan yang dibagi secara acak menjadi lima kelompokan perlakuan; (1) kelompok tikus normal fraktur femur (KN), 2) kelompok tikus fraktur femur dengan dyslipidemia (KP), 3) kelompok tikus fraktur femur dengan dislipidemia yang diberi simvastatin dosis 0,18 mg/ekor/hari (P1), simvastatin dosis 0,36 mg/ekor/hari (P2) dan simvastatin dosis 0,54 mg/ekor/hari (P3). Pemberain simvastatin dilakukan selama 14 hari secara oral. Kadar ALP serum diukur dengan alat spectrophotometry (U/L) dan jumlah sel osteoblas dilakukan dengan pengamatan histopatologis dengan pembesaran 400x. Data dianalisis dengan menggunakan uji normalitas, homogenitas, One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji BNT.
Hasil: Rerata aktivitas ALP serum tikus kelompok KN adalah 346,47± 148,38 U/L turun menjadi 193,9± 22,03 U/L pada kelompok KP, kemudian meningkat kembali pada kelompok P1, P2 dan P3 secara berturut-turut menjadi 220,03±47,00 U/L; 375,76±81,49 U/L dan 410,66±104,10 U/L. Rerata jumlah osteoblas pada kelompok KN adalah 11,80± 3,56, turun menjadi 5,20 ± 0,84 pada kelompok KP, kemudian meningkat kembali pada kelompok P1, P2 dan P3 secara berturut-turut menjadi 6,80± 1,92; 9,40± 2,41 dan 10,20 ± 1,30.
Simpulan: Pemberian simvastatin dapat meningkatkan kadar ALP serum dan jumlah sel osteoblas tikus putih fraktur femur dengan dislipidemia.
Kata kunci: Alkalin fosfatase serum, sel osteoblas, simvastatin, fraktur femur, dislipidemia
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PEMBERIAN SIMVASTATIN TERHADAP PENYEMBUHAN FRAKTUR FEMUR TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR DISLIPIDEMIA (dr. AA ahmad Dimyati, 2018)
PENGARUH PEMBERIAN ATORVASTATIN TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH OSTEOBLAS PADA PROSES PENYEMBUHAN FRAKTUR FEMUR TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DENGAN DISLIPIDEMIA (Dewinda Syahda Suhendra, 2023)
PENGARUH PEMBERIAN ATORVASTATIN TERHADAP ANGIOGENESIS DAN EKSPRESI VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR (VEGF) PADA PENYEMBUHAN FRAKTUR FEMUR TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DENGAN DISLIPIDEMIA (Ardiansyah, 2023)
PENGARUH VITAMIN E TERHADAP PERUBAHAN HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR DIABETES MELITUS DENGAN FRAKTUR FEMUR (dr. Tommy Rivelino, 2019)
PENGARUH PEMBERIAN SIMVASTATIN TERHADAP EKSPRESI MALONDIALDEHID (MDA) JARINGAN TULANG FRAKTUR FEMUR TIKUS PUTIH STRAIN WISTAR DISLIPIDEMIA (dr. Zumirda, 2018)