<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="47169">
 <titleInfo>
  <title>PERAN OMBUDSMAN RI PERWAKILAN ACEH DALAM MENGAWASI KINERJA PEMERINTAH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. Fitra Yusriwan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>i&#13;
PERAN OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN ACEH&#13;
DALAM MENGAWASI KINERJA PEMERINTAH DI KOTA BANDA ACEH&#13;
T. Fitra Yusriwan*&#13;
Taqwaddin Husin**&#13;
Efendi***&#13;
ABSTRAK&#13;
Berdasarkan  UU No. 37 Tahun 2008  Ombudsman  RI Perwakilan Aceh&#13;
berwenang  untuk mengawasi  penyelenggaraan pelayanan publik yang &#13;
diselenggarakan oleh penyelenggara Negara  dan pemerintahan baik pusat maupun &#13;
daerah. Namun dalam pelaksanaannya   di Kota Banda Aceh,  penyelenggaraan &#13;
pelayanan  publik  masih banyak  terjadi  perbuatan  maladministrasi.  Mestinya &#13;
diperlukan pengawasan oleh Ombudsman.  Masalah pokok penelitian ini adalah (1) &#13;
Bagaimana Peran Ombudsman RI Perwakilan Aceh dalam melakukan pengawasan &#13;
terhadap kinerja Pemerintah di Kota Banda Aceh? (2) Apa saja kendala dan hambatan &#13;
yang dihadapi Ombudsman Perwakilan Aceh dalam melakukan pengawasan terhadap &#13;
kinerja Pemerintah di Kota Banda Aceh?  (3)  Bagaimana upaya-upaya pencegahan &#13;
terhadap kendala dan hambatan pengawasan pelayanan publik yang dihadapi oleh &#13;
lembaga Ombudsman Perwakilan Aceh?&#13;
Tujuan  penulisan tesis  ini adalah  untuk  mengetahui dan menjelaskan  peran &#13;
Ombudsman RI Perwakilan Aceh dalam mengawasi  kinerja  Pemerintah  di  Kota &#13;
Banda Aceh, dan  membahas  kendala  dan  hambatan yang dihadapi Ombudsman  RI &#13;
Perwakilan Aceh  serta upaya  pencegahan dan  sosialisasi  terhadap kendala dan &#13;
hambatan yang dihadapi.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis empiris,&#13;
penelitian yang bersifat  analisis kualitatif, sumber dan teknik pengumpulan data &#13;
dengan cara observasi  dan wawancara yang  melibatkan responden dan informan. &#13;
Kemudian setelah data tersebut terkumpul maka akan dianalisis secara kualitatif&#13;
dengan pola piker deduktif.&#13;
Berdasarkan penelitian  menunjukkan bahwa  pertama  peran Ombudsman  RI &#13;
Perwakilan Aceh  dalam mengawasi  kinerja pemerintah  di  Kota Banda Aceh  sudah &#13;
berjalan  sesuai  fungsi, tugas, dan  kewenangannya namun masih dijumpai para &#13;
penyelenggara pelayanan  publik masih  kurang memahaminya.  Kedua  Faktor masih &#13;
adanya kendala dan hambatan  adalah  kurangnya SDM, anggaran relatif sedikit, &#13;
lembaga masih perwakilan, kantor  belum  definitif, belum sepenuhnya mengetahui &#13;
tupoksi Ombudsman, belum adanya kesadaran   dan kepatuhan  aparatur.  Ketiga upaya &#13;
pencegahan  dilakukan  adalah  dengan  membuat  Survey kepatuhan pemerintah &#13;
terhadap standar pelayanan publik, sosialisasi, merangkul jejaring rakan Ombudsman, &#13;
membuka akses teknologi media  sosial  untuk mempermudah masyarakat melaporkan&#13;
maladministrasi. Serta Ombudsman  memposisikan diri sebagai mitra  dan pendekatan &#13;
secara persuasif.&#13;
Disarankan kepada  Ombudsman RI Aceh agar bertambah  ketat  mengawasi &#13;
dan aktif mengeluarkan saran korektif,  dan kepada Ombudsman RI supaya &#13;
menambah penerimaan SDM, Anggaran,  mengupayakan  lembaga dalam bentuk &#13;
satker dan  kantor  secara definitif.  Disarankan  untuk lebih  mengoptimalkan upaya &#13;
pencegahan dan sosialisasi agar layanan publik tidak merugikan masyarakat.&#13;
Kata Kunci : Pengawasan Ombudsman dan Pemerintah di Kota Banda Aceh</note>
 <subject authority="">
  <topic>LOCAL GOVERNMENT - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>OMBUDSMEN - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>342.066 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>47169</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-19 09:18:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-06-11 12:27:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>