<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="46967">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN CAMPURAN TEPUNG LIMBAH KEPITING, TEPUNG LIMBAH IKAN LEUBIM, DAN MENIR SEBAGAI SUBSTITUSI SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL TERHADAP PRODUKSI TELUR PUYUH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hadi Junaidi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan campuran tepung limbah kepiting,  tepung limbah ikan leubim (Canthidermis maculata), dan menir terhadap produksi telur dan performan puyuh.   Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP) tanggal   03  April  sampai  dengan  11 Juni 2018.   Materi dan bahan yang  digunakan  adalah 80 ekor puyuh betina dara (Coturnix-coturnix  japonica)  umur 4 minggu, ransum komersil ayam petelur, limbah kepiting, limbah ikan leubim, dan menir.  Ransum perlakuan adalah ransum komersil ayam petelur (324-1M) yang disubstitusi dengan campuran tepung limbah kepiting + tepung limbah ikan leubim + menir sebanyak  0% (RA),  10% (RB),  20% (RC), dan 30% (RD).  Rancangan yang digunakan adalah  Rancangan Acak Kelompok (RAK),   terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kelompok.  Setiap perlakuan untuk tiap kelompok  merupakan unit percobaan yang masing-masing terdiri dari 5 ekor puyuh betina dara.  Parameter yang diukur adalah rataan produksi telur,   berat telur,   massa telur, berat badan akhir, pertambahan berat badan, konsumsi ransum, dan konversi ransum. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ransum komersil ayam petelur dapat disubstitusi sampai 30% dengan campuran  7,5%  tepung limbah kepiting + 9,1% limbah ikan  leubim  +  13,4% menir  tanpa menurunkan secara nyata produksi telur dan performan puyuh.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHES - FOOD - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>46967</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-18 11:29:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-18 10:10:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>