<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4690">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKLULUSAN OSCERN PADA KETERAMPILAN PEMERIKSAAN RNHITUNG JENIS LEUKOSIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Julianur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Keterampilan pemeriksaan hitung jenis leukosit merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh seorang dokter umum, namun tingkat ketidaklulusan OSCE keterampilan ini pada tahap akademik masih cukup tinggi yaitu sekitar 20%-25%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi ketidaklulusan OSCE pada keterampilan pemeriksaan hitung jenis leukosit. Penelitian ini menggunakan metodelogi kualitatif dengan metode Focus Group Discussion (FGD). Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan content analysis dengan model Miles dan Huberman. Berdasarkan 4 kelompok FGD didapatkan 3 faktor yang mempengaruhi ketidaklulusan mahasiswa yaitu 1) faktor mahasiswa meliputi faktor motivasi, gender, minat, mood, pengalaman mahasiswa dan nilai yang didapat pada saat pelatihan, kepercayaan diri, dan kecemasan, 2) faktor dosen meliputi kemampuan dosen yang berperan sebagai instruktur dan observer dan 3) faktor manajemen laboratorium keterampilan medik meliputi jumlah instruktur, fasilitas pelatihan, jadwal pelatihan, peraturan pelatihan, jumlah keterampilan yang diujiankan, dan alokasi waktu. Dapat disimpulkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi ketidaklulusan mahasiswa yaitu faktor mahasiswa, dosen dan manajemen laboratorium keterampilan medik.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Persepsi mahasiswa, ketidaklulusan OSCE &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICAL EDUCATION AND TRAINING</topic>
 </subject>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>4690</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-03-19 12:38:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-27 11:25:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>