<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="46725">
 <titleInfo>
  <title>MODEL PEMBANGKITAN GELOMBANG MULTI ARAH TIPE ULAR BERDASARKAN TEORI GELOMBANG LINIER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muarif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Matematika Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian tentang pembangkitan gelombang ekstrim merupakan salah satu&#13;
penelitian yang sering dilakukan karena ketika gelombang ini terjadi dilautan dapat&#13;
mengakibatkan kerusakan yang serius bagi kapal dan bangunan lepas pantai.&#13;
Salah satu metode yang digunakan untuk membangkitkan gelombang adalah&#13;
sel f correcting. Beberapa peneliti juga meneliti pembangkitan gelombang tak&#13;
linier di kolam pengujian dengan menggunakan pendekatan numerik. Penelitian&#13;
pembangkitan gelombang menjadi penting dalam hal keefektifan dan e?siensi pada&#13;
pengujian kapal dan bangunan lepas pantai sebelum digunakan di lautan. Pengujian&#13;
biasanya dilakukan di laboratorium hidrodinamik. Laboratorium hidrodinamik&#13;
memiliki sebuah kolam pengujian. Kolam ini memiliki pembangkit gelombang&#13;
pada satu sisi dan penyerap sebagai pantai di sisi lainnya untuk mencegah&#13;
terjadinya gelombang pantulan. Secara umum, ada dua tipe pembangkit gelombang&#13;
yang diimplementasikan pada laboratorium hidrodinamik, yaitu tipe ?ap dan tipe&#13;
piston. Pembangkit gelombang tipe ?ap bergerak dengan berotasi disekitar titik&#13;
poros di bawah permukaan air, sedangkan pembangkit gelombang tipe piston bergerak&#13;
secara translasi. Tipe ?ap lebih sering digunakan untuk pengujian kapal di air&#13;
dalam. Sedangkan tipe piston sering digunakan pada kolam air dangkal untuk mempelajari&#13;
gelombang pantai, tsunami, dan lain-lain. Selain kedua jenis pembangkit&#13;
gelombang tersebut, terdapat satu jenis pembangkit gelombang lagi yaitu tipe ular.&#13;
Pembangkit gelombang ini memiliki banyak bagian. Bagian-bagian ini bisa bergerak&#13;
seperti ?ap atau piston. Pada penelitian ini digunakan pembangkit gelombang&#13;
tipe ular yang bergerak seperti ?ap. Pada penelitian ini akan dicari formulasi untuk&#13;
pengontrolan pembangkit gelombang dengan menemukan solusi persamaan pengatur&#13;
perambatan gelombang (persamaan Laplace). Dengan menerapkan analogi&#13;
dan metodologi yang sama seperti penelitian sebelumnya, pada penelitian ini akan&#13;
diteliti tentang pembangkitan gelombang multi arah dengan menggunakan pembangkit&#13;
gelombang tipe ular.&#13;
Kata kunci : pembangkit gelombang, pembangkitan gelombang multi arah, pembangkit&#13;
gelombang tipe ular.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICAL MODELS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WAVE THEORIES - MODERN PHYSICS</topic>
 </subject>
 <classification>511.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>46725</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-14 11:04:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-02 10:44:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>