Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS IMPLEMENTASI FUNGSI ANGGARAN TUHA PEUT GAMPONG (STUDI KASUS GAMPONG KEUDE PANGA KECAMATAN PANGA KABUPATEN ACEH JAYA)
Pengarang
FARAH MITA SURANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1410104010039
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Tuha Peut merupakan badan perwakilan masyarakat gampong yang berperan sebagai pelaksana fungsi anggaran, mencakup pada proses penyusunan/perumusan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (RAPBG) hingga pada tahap penetapan menjadi Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG). Dalam pelaksanaan fungsi anggaran, Tuha Peut dituntut untuk mampu memahami secara rinci mengenai fungsi anggaran tersebut, baik secara teori maupun implementasi sebagai wujud pertanggung jawaban Tuha Peut yang memiliki wewenang penuh terhadap implementasi fungsi anggaran. Namun dalam implementasi fungsi anggaran, tidak selalu berjalan dengan baik, hal tersebut disebabkan oleh adanya hambatan baik dari dalam organisasi tuha peut, maupun dari luar organisasi tuha peut. Penelitian ini dilakukan di Gampong Keude Panga Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya yang bertujuan untuk menganalisis implementasi fungsi anggaran Tuha Peut Gampong serta mengidentifikasi faktor yang menjadi hambatan keterlibatan Tuha Peut Gampong dalam pelaksanaan fungsi anggaran tahun 2018 di Gampong Keude Panga. Sehingga menghasilkan realita empirik terkait permasalahan diatas. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi fungsi anggaran Tuha Peut Gampong Keude Panga belum dijalankan secara maksimal dan belum sepenuhnya sesuai dengan Peraturan Bupati Aceh Jaya Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Tuha Peut. Hal tersebut didasarkan pada 2 temuan penelitian utama. Pertama kurangnya partisipasi tuha peut gampong keude panga dalam Musrenbang gampong pada tanggal 26 Februari 2018. Dari total 7 orang anggota Tuha Peut, hanya 2 orang yang hadir pada Musrenbang Gampong Keude Panga tersebut. Kedua, kurangnya pengetahuan Tuha Peut Gampong mengenai fungsi anggaran. Pada Musrenbang 26 Februari tahun 2018, anggota Tuha Peut yang hadir tidak memberikan masukan dan pendapat dalam pembahasan RAPBG sehingga diambil alih oleh pihak lain seperti tokoh masyarakat dan pemuda gampong. Hal tersebut menyebabkan adanya pergesaran kewenangan dalam implementasi fungsi anggaran yang seharusnya menjadi kewenangan penuh dari Tuha Peut Gampong.
Kata Kunci : Tuha Peut Gampong, Fungsi Anggaran, Musrenbang
Tidak Tersedia Deskripsi
PERAN TUHA PEUT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK KELUARGA DI GAMPONG REUDEUP KECAMATAN PANTERAJA KABUPATEN PIDIE JAYA (ZIKRIAH, 2024)
PERAN TUHA PEUT GAMPONG DALAM PENGAWASAN PEMANFAATAN DANA DESA DI GAMPONG IE MIRAH KECAMATAN BABAHROT KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (PUTRI EKLIS, 2023)
KEBERADAAN OBJEK WISATA CELOSIA GARDEN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT ALUE PIET KECAMATAN PANGA KABUPATEN ACEH JAYA (RISKI SUWARJA, 2021)
PERAN TUHA PEUT DALAM PENYELESAIAN SENGKETA BATAS GAMPONG BLANG BLADEH DENGAN GAMPONG BLANG TEUNGOH KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN (Pattahul Yasir, 2025)
ANALISIS PERAN TUHA PEUET DALAM PENYUSUNAN REUSAM GAMPONG DI GAMPONG PANTEE KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (MHD DEDE JASROEL, 2020)