<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="46655">
 <titleInfo>
  <title>KERAGAAN DAN PARAMETER GENETIK HASIL PERSILANGAN BEBERAPA GENOTIPE PEPAYA (CARICA PAPAYA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHAYU EKA SARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pepaya merupakan salah satu buah yang sangat digemari di Indonesia. Buah pepaya memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, diantaranya vitamin dan mineral. Penampilan dan rasa buah pepaya merupakan karakter yang menentukan tingkat kesukaan konsumen terhadap pepaya. Telah banyak dilakukan kegiatan pemuliaan tanaman  dalam meningkatkan kualiatas buah pepaya, salah satunya yaitu dengan persilangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai karakter hasil persilangan beberapa genotipe pepaya yang dibudidayakan di Saree Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Saree Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar dan Laboratorium Hortikultura, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala pada Maret hingga Juli 2017. Penelitian ini menggunakan 11 genotipe pepaya sebagai perlakuan, dimana 7 genotipe diantaranya merupakan hasil persilangan yang berasal dari empat tetua yaitu USK4, USK6, USK1 dan USK7. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non faktorial dengan  F1 kombinasi persilangan dan tetua sebagai faktor tunggal. Jumlah F1 hasil kombinasi tetua adalah 7, serta 4 tetua sebagai pembanding, sehingga didapat 11 perlakuan percobaan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali, dan setiap ulangan terdiri dari 2 tanaman sampel sehingga didapat 66 populasi tanaman yang diamati. Analisis data dilakukan menggunakan uji F untuk mengetahui pengaruh genotipe yang dicobakan. Apabila uji F menunjukkan pengaruh yang nyata, maka dilanjutkan dengan  Uji Beda Nyata Jujur pada taraf 5% (BNJ 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keragaman yang tinggi pada keragaan dan karakter produksi tanaman pepaya hasil persilangan terhadap tetua pembanding yang dicobakan. Dapatkan disimpulkan bahwa genotipe dengan hasil uji kadar kemanisan dan uji organoleptik terbaik dijumpai pada genotipe USK1 yang merupakan genotipe tetua dan diikuti oleh genotipe USK1 X USK7 yang merupakan genotipe hasil persilangan. &#13;
Kata kunci : Carica papaya L., genotipe,  persilangan, keragaman genetik dan kualitas hasil&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>46655</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-13 15:15:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-13 15:45:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>