CAMPUR KODE DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR GURU KELAS IV SDN LAMRABO KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

CAMPUR KODE DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR GURU KELAS IV SDN LAMRABO KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Abubakar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200100002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

404.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Abubakar. “Campur Kode Dalam Proses Belajar- Mengajar Guru Kelas IV SD
Negeri Lamrabo Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar”.
Pembimbing I : Dr.Rajab Bahry,M.Pd. Pembimbing II :
Dr.Ramli,M.Pd.
Kata Kunci : Campur Code guru kelas, Proses Belajar Mengajar.
Penelitian ini merupakan kajian tentang peristiwa campur kode dalam
interaksi belajar-mengajar di SD Negeri Lamrabo, Kecamatan Kuta Baro,
Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui campur kode
dalam kegiatan belajar-mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sumber data
dalam penelitian ini adalah guru kelas empat SD Negeri Lamrabo, Kecamatan
Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Data dalam penelitian ini adalah tuturan guru
yang mengandung campur kode. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teknik pengamatan dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa campur kode yang t erjadi di SD Negeri Lamrabo
merupakan campur kode ke dalam(inner code mixing) karena campur kode
dilakukan antara bahasa Indonesia dengan bahasa Aceh. Campur kode yang
dilakukan oleh guru meliputi campur kode berbentuk kata, campur kode
berbentuk frasa, campur kode berbentuk baster dan campur kode berbentuk
pengulangan kata. Faktor penyebab terjadinya campur kode dalam penelitian ini
adalah perbedaan bahasa dan konteks pembicaraan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK