MANAJEMEN PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN KOPI ARABIKA DI KEBUN PERCOBAAN BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN ACEH KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MANAJEMEN PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN KOPI ARABIKA DI KEBUN PERCOBAAN BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN ACEH KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH


Pengarang

NUR AKMALIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505002010014

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Manajemen Agribisnis (D3) / PDDIKTI : 54401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nur Akmalia. 1505002010014. Manajemen Pengendalian Gulma pada Tanaman Kopi
Arabika di Kebun Percobaan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Aceh Kecamatan
Bandar Kabupaten Bener Meriah, dibawah bimbingan Edy Marsudi.

RINGKASAN
Gulma adalah tumbuhan yang mengganggu pertumbuhan tanaman lain yang
dibudidayakan dan berkompetisi dalam memperoleh (nutrisi, air, dan cahaya) juga
menurunkan kualitas hasil. Pengendalian gulma menelan biaya produksi yang besar
terutama biaya tenaga kerja, biaya bahan dan peralatan. Kelancaran pekerjaan
pemeliharaan dan pengelolaan yang lainnya bergantung dari keadaan gulma dan kondisi
cuaca maka dari itu diperlukan manajemen yang baik untuk mendukung berjalannya proses
pengendalian gulma.
Tujuan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui aspek–aspek manajemen
pengendalian gulma pada tanaman kopi arabika. Metode Tugas Akhir yang digunakan
yaitu Metode Partisipatif dimana mahasiswa ikut serta dalam kegiatan proses budidaya
kopi arabika yang dibimbing oleh pembimbing lapangan di Kebun Percobaan. Data primer
diperoleh secara observasi sedangkan data sekunder diperoleh dari perpustakaan.
Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa Aspek Perencanaan dilakukan dengan
Menyusun jadwal dan Metode kegiatan baik secara mekanis maupun kimiawi,
Mempersiapkan biaya untuk peralatan alat, jenis herbisida yang digunakan dan upah
Tenaga kerja serta Menyiapkan perangkat kerja untuk digunakan pada proses Pelaksanaan.
Biaya yang dibutuhkan untuk jenis herbisida Metode sebesar Rp. 400.000. Untuk peralatan
alat Rp. 1.090.000, upah yang diberikan kepada orang yang bekerja Rp. 300.000/ha. Total
Biaya Kegiatan pengendalian gulma secara Kimiawi sebesar Rp. 1.790.000/ha. Biaya yang
digunakan untuk peralatan alat Metode Mekanis Rp. 5.375.000, untuk upah yang diberikan
kepada Tenaga kerja Rp. 4.000.000/ha. Total Biaya yang dikeluarkan untuk pengendalian
gulma Metode Mekanis sebesar Rp. 9.375.000. Jika Perencanaan tidak dilakukan dengan
tujuan yang jelas maka akan menyebabkan pemborosan baik biaya, tenaga kerja maupun
waktu, sehingga hasil yang didapat tidak memuaskan. Aspek Pengorganisasian di Kebun
Percobaan dilakukan oleh Pengelola Teknis Lapangan yang membuat laporan kegiatan
kerja kemudian diserahkan ke Pengadministrasian umum untuk dipersiapkan biaya yang
diperlukan kemudian diserahkan kepada Kepala Kebun untuk disetujui dan ditandatangani.
Aspek Pelaksanaan adanya aktivitas dan kegiatan yang dilakukan untuk melaksanakan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK